Minggu, 04 Januari 2015

Get back the lost generation!

tumblr_mh58z2PWw11r5cwy1o1_500
Bismillah,

Okay guys, kita diajak berselancar. Kembali mengingat, membuka sejarah yang semua dari kita yakin banget kalo sosok yang aku tulis diartikel ini sangat berjasa sama kamu semua. Tapi aku gak yakin kalau semua dari kalian kenal beliau lebih dalam. Disini, kamu bakal kenal beliau selangkah lebih dekat. Kenapa aku bilang selangkah?  Karena aku cuma mengkisahkan satu aspek dari kehidupan beliau. Apa tuh? Ikuti artikel ini sampai selesai. Disini, kamu bakal aku kasih tau sejarah yang singkatnya, ini urjensi banget buat para kaula muda yang sedikit banyak kehilangan idola sesungguhnya. The lost generation.
Kita mulia dengan islam, mulia dengan Al-quran kitab yang Allah turunkan kepada sosok yang mulia nabi kita Muhammad Shallallhua’laihi wasallam yang menjadi cahaya bagi seluruh alam. Gak Cuma itu, agama kita dijaga dengan semurni murninya. Itu janji Allah tertera dalam Al-Qur’an Allah berfirman,
إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ
"sesungguhnya Kamilah yang menurunkan AlQuran dan sesungguhnya Kami benar-benar memiliharanya" (QS AlHijr : 9)

Selain itu, Allah telah menjaga Agama ini lewat orang orang hebat. Kamu pasti kenalkan sama Imam Bukhori? Imam muslim? Gak ada yang ngeraguin kemurnian hadist yang tertera pada kitab shohih mereka. Imam bukhari wafat tahun 256H, sudah sekitar 1180 tahun lalu jasad beliau meninggal, tapi ilmu yang beliau tulis masih terkenang. Bayangin aja, kitab ini jadi kitab tershohih setelah Al-Qura’n menurut para ulama hadist. Dikitabnya ada sekitar 9.082 hadist, beliau sendiri hafal 100.000 hadist shohih. Waw bgt kan? MasyaAllah. Kamu sendiri hafal berapa hadist nih? Hehee.. memang harus diakui, kita gak ada apa apanya sama kehebatan beliau.

Nabi kita Muhammad, Beliau telah membuktikan bahwa beliau adalah guru paling hebat. Lihat saja siapa murid muridnya. Siapa yang tak kenal Umar? Seorang ksatria pemberani. Ketika hijrah saja kaum quraish tidak ada satupun yang berani menghalangi umar bin Khottoh. Bukan hanya umar. Tentu kamu kenal Abu Bakr. Seorang yang khulafaurrosyidin pertama yang beriman pada Allah. Mengharap kehidupan yang tinggi di akhirat. Laki laki yang amat dermawan yang menginfakan seluruh hartanya dijalan da’wah. Bayangin! Semua hartanya. Ada lagi nih murid rosul, ibnu Abbas. Seorang pemuka kaum muslimin dibidang tafsir. Karena keluasan ilmunya dibidang tafsir, bahasa, dan ilmu sya’ir arab, beliau diberi gelar sebagai ulama dan lautan ilmu. Beliau yang dikatakan oleh Ibnu Masu’d sebagai sebaik-baiknya penerjemah Al-Qura’n. beliau dipanggil oleh Khulafaur Rosyidin untuk diminta nasehat dan pertimbangannya dalam berbagai perkara, beliau menjadi gubernur pada zaman ‘Utsman tahun 35H, ikut serta bersama ‘Ali bin Abi Tholib untuk memerangi kaum khawarij, dan beliau adalah orang yang cerdas dan kuat perkataannya. Banyak lagi murid murid terhebat sepanjang masa lainnya. Diantaranya mereka para prajurit perang Rosulullah yang gagah berani. Mereka tidak takut mati. Karena mereka tau, kehidupan akhirat itu jauh lebih baik dan lebih kekal. Prajurit prajurit yang tidak pernah mundur selangkahpun dari medan peperangan.

Pertanyaaan besar. Kemanakah orang orang seperti mereka sekarang? Coba kamu jawab. Generasi tersebut telah wafat. Sepeninggal guru hebat kita, muncullah berbagai perpecahan dan kebobrokan paradigma pada sebagian manusia. Terlebih lagi zaman sekarang. Generasi itu hilang, hampir saja tidak terdeteksi. Memang tidak akan ditemukan lagi manusia manusia hebat seperti Abu Bakr, Umar, dan sahabat rosul lainnya. Tapi bukankan mereka telah menyisakan karakter yang seharusnya menjadi contoh kita yang hidup dizaman ini?
Rosul mendidik mereka dengan pendidikan Al-Quran, pendidikan berkarakter. Dan ini sudah terbukti. Guruku, semoga Allah menjaganya dia pernah bercerita. Ketika ia melanjutkan kuliah S2nya di salah satu universitas swasta jurusan pendidikan islam dosennya berkata. “Pendidikan itu sebenarnya mendidik, menjadikan manusia sebagai manusia” apa kamu bisa koreksi perkataan tersebut? Okay, guru ku melanjutkan dia bilang pada dosennya, “Pak, manusia itu sikap asalnya dzolim, bodoh, dan masih banyak lagi sikap manusia yang Allah cela dalam Al-Qur’an. Pendidikan yang sesunggungnya itu mendidik manusia untuk menjadi hamba Allah. (Adz-dzariyat: 56 )   “Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.” Karena apa pak? Karena hamba Allah itulah manusia unggul. Manusia yang patuh akan semua perintah Allah. Allah bilang jangan mencuri, jangan berzina, ya dia mentaatinya. Gak ada kejahatan yang dilakukan jika memang para guru mencetak hamba Allah” Sang dosen pun terdiam menerima.

Bukti nyata sudah kita lihat tadi. Rosul mendidik mereka pertama dengan aqidah yang shohih. Agar mereka menjadi sebenar benarnya hamba Allah. Coba kita lihat wasiat Rosul kepada Ibnu Abbas
عَنْ أَبِي الْعَبَّاسِ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ : كُنْتُ خَلْفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْماً، فَقَالَ : يَا غُلاَمُ إِنِّي أُعَلِّمُكَ كَلِمَاتٍ: اْحْفَظِ اللهَ يَحْفَظْكَ، احْفَظِ اللهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ، إِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلِ اللهَ وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللهِ، وَاعْلَمْ أَنَّ اْلأُمَّةَ لَوْ اجْتَمَعَتْ عَلَى أَنْ  يَنْفَعُوْكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَنْفَعُوْكَ إِلاَّ بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللهُ لَكَ، وَإِنِ اجْتَمَعُوا عَلَى أَنْ يَضُرُّوْكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَضُرُّوْكَ إِلاَّ بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللهُ عَلَيْكَ، رُفِعَتِ اْلأَقْلاَمُ وَجَفَّتِ الصُّحُفِ(رواه الترمذي وقال : حديث حسن صحيح)
Dari Abu Al Abbas Abdullah bin Abbas radhiallahuanhuma, beliau berkata : Suatu saat saya berada dibelakang nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam, maka beliau bersabda : Wahai ananda, saya akan mengajarkan kepadamu beberapa perkara: Jagalah Allah, niscaya dia akan menjagamu, Jagalah Allah niscaya Dia akan selalu berada dihadapanmu. Jika kamu meminta, mintalah kepada Allah, jika kamu memohon pertolongan, mohonlah pertolongan kepada Allah. Ketahuilah sesungguhnya jika sebuah umat berkumpul untuk mendatangkan manfaat kepadamu atas sesuatu, mereka tidak akan dapat memberikan manfaat sedikitpun kecuali apa yang telah Allah tetapkan bagimu, dan jika mereka berkumpul untuk mencelakakanmu atas sesuatu , niscaya mereka tidak akan mencelakakanmu kecuali kecelakaan yang telah Allah tetapkan bagimu. Pena telah diangkat dan lembaran telah kering.
(Riwayat Tirmizi dan dia berkata : Haditsnya hasan shahih).

Coba lihat! Rosul memulai nasihatnya dengan kata kata, “Jagalah Allah!” Maksudnya jagalah batas-batas Allah, hak-hakNya, serta menjaga perintah perintah dan larangan laranganNya. Inilah didikan Rosul. Menjadikan seseorang sebagai Hamba Allah, bukannya manusia yang dzholim. Yang selalu berkeinginan dalam berbuat keburukan. “Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh.” (AL-Ahzaab:72) “ Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku”(Yusuf:53). Seorang muslim, sebagai hamba Allah tidak dzolim, jika mereka yang muslim diluar sana sadar, menimba ilmu agama dengan sungguh sungguh, bertauhid pada Allah, mempelajari Al-Quran kemudian mengamalkannya, dijamin, tingkat kriminalitas dinegri kita turun drastis. Karena apa? Karena sifat iman, karena sifat taqwa. Ia takut akan neraka Allah. Ia takut akan adzab Allah. Sehingga sifat itu membawa jasadnya dalam ketaaatan kepada Sang Kholiq “Dan begitulah azab Tuhanmu, apabila Dia mengazab penduduk negeri-negeri yang berbuat zalim. Sesungguhnya azab-Nya itu adalah sangat pedih lagi keras” (Hud:102)  Seseorang muslim yang sesungguhnya mengharapkan apa yang Allah janjikan sehingga ia bukan manusia pengecut, Allah berfirman: “Janganlah kamu berhati lemah dalam mengejar mereka (musuhmu). Jika kamu menderita kesakitan, maka sesungguhnya merekapun menderita kesakitan (pula), sebagaimana kamu menderitanya, sedang kamu mengharap dari pada Allah apa yang tidak mereka harapkan. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana” (An-Nisa:104)

Skarang, kita sebagai kaula muda. Sebagai penerus bangsa ini. Udah sepantesnya kita sadar, kalau slama ini generasi itu menghilang. Sekarang kalau bukan kita siapa lagi? Coba kamu lihat banyak fenomena dinegri kita yang menjauhkan seseorang dari predikat hamba. Mulai dari kemaksiatan yang terasa begitu manis dan renyah. Sampai hal yang paling Allah murkai yaitu berupa kesyirikan dan kekufuran. Siapa yang harus kita benahi terlebih dahulu? Ya! Paradigma/cara berfikir kita. Sudahkah kita mencontoh apa yang Rosul kerjakan? Sudahkah kita mencontoh paradigma shohabat dalam memahami apa yang Allah dan RosulNya perintahkan? Sudahkah kita menjadi contoh untuk masyarakat dengan bagusnya karakter kita? Seharusnya kita kembali pada pendidikan islam. Bukan mengikuti, mengidolakan bahkan berkiblat kepada barat dan kaum sekuler. Islam sudah menerangkan konsep pendidikan dan semua aspek kehidupan secara sempurna. Jauh dari Al-Qur'an merupakan awal kehancuran generasi muda kaum muslimin. Kamu harus mengerti. 

Okay guys, now let's change! Kamu generasi penerus. Kamu yang akan ngurusin negri ini ntar. Terlepas dari kamu jadi apa aja nanti. Kita adalah generasi penerus buat negri ini. Kamu tau? Musuh-musuh islam diluar sana sudah mencium bau kelemahan kaum muslimin. Mereka tau, sekarang kaum muslimin banyak yang bodoh dengan agamanya sendiri, banyak yang cinta dunia dengan kecintaan yang melebihi segalanya, kaum muslimin belum siap untuk melawan. Pilihan ada ditangan kamu melawan atau ditawan. Hai pemuda bangsa! Bangkit! Jangan lemah, jangan sudi terbuai dengan rayuan opnum opnum penghancur ummat. Miris melihat pemuda yang mudah dilemahkan oleh lingkungannya. Lemah hanya gara manusia lemah, contohnya sang doi. Lemah hanya bisa berjoget dipanggung dan membanggakan artis artis yang berjoget dan membuka aurat mereka kehampir semua layar indonesia. Mana ksatria yang lihai berpedang seperti Umar bin Khattab? mana ksatria yang pandai dalam srategi peperangan seperti Khalid bin Walid? Miris mendengar berita yang lagi lagi isinya anak SMA tawuran. Mana pahlawan yang berhati lembut dan berloyalitas kepada sesama kaum muslimin? Yang terpenting juga, kita menjadikan Rosul dan para sahabatnya menjadi idola, agar kita senantiasa mencontoh manusia manusia hebat seperti mereka. GET BACK THE LOST GENERATION!!
tumblr_static_logo-newww
Rizky Lestari XII IPA 1 MA AN NAJIYAH BANDUNG

Referensi:
Wasiat nabi kepada Ibnu Abbas, Yazid bin Abdul Qadir Jawas
Yusyiku An Tada'a 'Alaikum Al Umamu, Syaikh Abdul Aziz Bin Baz
http://teachermuhammad.tumblr.com/
http://ferrypalestine.blogspot.com/2013/05/apa-itu-tarbiyah.html
http://iamalima.org/conqueror-of-hearts/
https://haditsarbain.wordpress.com/2007/06/09/hadits-19-mintalah-pertolongan-kepada-allah/

1 komentar:

  1. Alhamdulillah Wa sholatuwassalau ala Rasulillah. Abi dan ummi udah baca apa yg mbak kiki tulis. Baarakallahufik. Terus semangat menulis, semoga the lost generation tsb akan muncul kembali pada anak2ku/mu dan ,cu2cu2 kita. InsyaAllah. Amin ya Rabbal Alaamin

    BalasHapus

About