Minggu, 27 Juli 2014

Happy I'ed Mubaarok

بسم الله الرحمن الرحيم

Kami mengucapkaann..

تقبل الله منا و منكم صيامنا و صيامكم كل عام و انتم بخير

Semoga Allah menerima amal amal kita di Ramadhan yang kemarin dan menjadikan kita hamba yang semakin bertaqwa setelah ramadhan ini..
Kiky dan yang lain juga minta maaf atas kesalahan kami selama jadi pembina..
syukron.... 
#FORSAN2014

Surat Kecil tuk Ramadhan

Surat Kecil Tuk Ramadhan


From: Hamba Allah
Dear, Ramadhan 1435 hijriyah
Segala puji hanya bagi Allah, kami memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya, kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diri-diri kami dan kejelekan amal perbuatan kami. Barangsiapa yang Allah beri petunjuk, maka tidak ada yang dapat menye-satkannya, dan barangsiapa yang Allah sesatkan, maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwasanya tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah saja, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwasanya Nabi Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya.

Ramadhan, engkau bulan yang ditunggu tunggu oleh suatu kaum yang mana hati mereka dipenuhi keimanan pada Rabb mereka. Engkau bulan yang paling ditunggu tunggu oleh hamba yang merindukan ampunan dan perjumpaan dengan Rabbnya kelak. Dimana setiap orang yang mempunyai iman dihatinya menyambutmu dengan penuh kabahagiaan. Bagaimana tidak wahai ramadhan? Engkau bulan yang diperintahkan didalamnya untuk berpuasa, mendirikan sholat malam, menghkatamkan Al-Quran. Dan yang paling indah adalah Allah melimpahkan ampunan yang luas bagi hamba hambanya berpuasa dengan keimanan yang jujur dan mengharap pahala disisiNya. Tidak hanya itu, Allah juga menurunkan suatu malam (LailatulQodr) yang beribadah pada malam itu setara dengan seribu bulan. Dan masih banyak lagi keutamaan mu wahai ramadhan, engkau spesial!

Tapi aku baru sadar…………….. Engkau akan pergi sebentarlagi………….

Engkau pergi meninggalkan hamba hamba Allah yang menginginkan ampunan dan syurgaNya. Semua mu’min menginginkan semua bulan istimiwa sepertimu. Semua malam diisi dengan ibadah sholat, tilawah, mengankat tangan sambil meneteskan airmata untuk bermunajat pada Allah. Ribuan bahkan jutaan kaum muslimin memenuhi masjid majid untuk beri’tikaf dengan niat yang amat mulia. Orang orang yang tau apa tujuan hidupnya didunia ini.. untuk beribadah dan jadi seutuhnya hamba Ar-rohman. Syahru as-shiyaam.. syaru al-qiyaam..  tegakah engkau meninggalkan kami??

Semua terasa cepat berlalu. Hari ied yang banyak orang sibuk untuk mempersiapkannya beberapa menit lagi akan tiba. Tapi aku baru tersadar akan kesibukan dunia yang selama ini banyak diprioritaskan membuat hati itu hambar. Hati yang harusnya menangis, menangis karena tidak tau apa ia akan diberi kesempatan oleh Allah bertemu denganmu ditahun depan atau tidak. Hati yang disibukan oleh dunia terasa hambar. Hambar dari keimanan karena diliputi angan angan dunia. Hati yang selama ramadhan ini meninggalkan Al-Qura’n bahkan berkecamuk oleh kemaksiatan. Sungguh! Hati hati itu tidak tau, apakah hati itu masih bernyawa dihari ied esok atau tidak!

Sekarang hanya doa dan husnudzon pada Rabbku agar Allah menerima amalan amalan kita dibulan yang penuh berkah ini, aku dan seluruh kaum muslimin... Agar kita bisa berjumpa dengan ramadhan selanjutnya. Tujuan ramadhan kami sebagai kaum muslimin tidak lain untuk menjadi hamba yang bertaqwa pada Rabb kami. Ramadhan.. engkau sebagai sarana untuk memacu diri kami lebih baik lagi. Agar kedepannya kami lebih dekat dengan puasa sunnah, sholat malam, dan kami lebih dekat dengan Al-qura’n. Yang terpenting adalah kami menjadi hamba Ar-rahman yang bertaqwa.

Yaa Rabb.. Sampaikan lah umur kami pada ramadhan selanjutnya..
Tanamkanlah ketaqwaan yang engkau janjikan pada orang orang yang berpuasa..
Lindungilah kaum muslimin yang mengaharapkan ampunan dan syurgamu pada ramadhan kali ini..
Dan kumpulkanlah kami disyurgaMu dengan orang orang yang bertaqwa..
Bersua dengan Ar-Rahman dengan penuh salam dan kebahagiaan..
Selamat tinggal ramadhan kami……
Sungguh, kami merindukan mu…..

تقبل الله منا و منكم صيامنا و صيامكم كل عام و انتم بخير
happy ied al-mubarok..
29 Romadhon 1435H di post-kan satu jam sebelum syawal..

Jumat, 18 Juli 2014

Surat Dari gaza


Untuk saudaraku di Indonesia,

Saya tidak tahu, mengapa saya harus menulis dan mengirim surat ini untuk kalian di Indonesia, Namun jika kalian tetap bertanya kepadaku, kenapa? Mungkin satu-satunya jawaban yang saya miliki Adalah karena Negeri kalian berpenduduk muslim terbanyak di punggung bumi ini, bukan demikian saudaraku?

Disaat saya menunaikan ibadah haji beberapa tahun silam, ketika pulang dari melempar jumrah, saya sempat berkenalan dengan salah seorang aktivis da'wah dari Jama'ah haji asal Indonesia, dia mengatakan kepadaku, setiap tahun musim haji ada sekitar 205 ribu jama'ah haji berasal dari Indonesia datang ke Baitullah ini. Wah, sungguh jumlah angka yang sangat fantastis dan membuat saya berdecak kagum.

Lalu saya mengatakan kepadanya, saudaraku, jika jumlah jama'ah Haji asal GAZA sejak tahun 1987 Sampai sekarang digabung, itu belum bisa menyamai jumlah jama'ah haji dari negeri kalian dalam satu musim haji saja. Padahal jarak tempat kami ke Baitullah lebih dekat dibanding kalian yah?. wah, pasti uang kalian sangat banyak yah?, apalagi menurut sahabatku itu ada 5% dari rombongan tersebut yang menunaikan ibadah haji untuk yang kedua kalinya, Subhanallah.

Wahai saudaraku di Indonesia,
Pernah saya berkhayal dalam hati, kenapa saya dan kami yang ada di GAZA ini, tidak dilahirkan di negeri kalian saja. Wah, pasti sangat indah dan mengagumkan yah?. Negeri kalian aman, kaya dan subur, setidaknya itu yang saya ketahui Tentang negeri kalian.

Pasti para ibu-ibu disana amat mudah menyusui bayi-bayinya, susu formula bayi pasti dengan mudah kalian dapatkan di toko-toko dan para wanita hamil kalian mungkin dengan mudah bersalin di rumah sakit yang mereka inginkan.

Ini yang membuatku iri kepadamu saudaraku tidak seperti di negeri kami ini, saudaraku, anak-anak bayi kami lahir di tenda-tenda pengungsian. Bahkan tidak jarang tentara Israel menahan mobil ambulance yang akan mengantarkan istri kami Melahirkan di rumah sakit yang lebih lengkap alatnya di daerah Rafah, Sehingga istri-istri kami terpaksa melahirkan diatas mobil, yah diatas mobil saudaraku!.

Susu formula bayi adalah barang yang langka di GAZA sejak kami di blokade 2tahun lalu, namun isteri kami tetap menyusui bayi-bayinya dan menyapihnya hingga dua tahun lamanya, walau terkadang untuk memperlancar ASI mereka, isteri kami rela minum air rendaman gandum.

Namun, mengapa di negeri kalian, katanya tidak sedikit kasus pembuangan bayi yang tidak jelas siapa ayah dan ibunya, terkadang ditemukan mati di parit-parit, di selokan-selokan dan di tempat sampah, itu yang kami dapat dari informasi televisi.

Dan yang membuat saya terkejut dan merinding, ternyata negeri kalian adalah negeri yang tertinggi kasus Abortusnya untuk wilayah ASIA, Astaghfirullah. Ada apa dengan kalian? Apakah karena di negeri kalian tidak ada konflik bersenjata seperti kami disini, sehingga orang bisa melakukan hal hina tersebut?, sepertinya kalian belum menghargai arti sebuah nyawa bagi kami di sini.

Memang hampir setiap hari di GAZA sejak penyerangan Israel, kami menyaksikan bayi-bayi kami mati, Namun, bukanlah diselokan-selokan, atau got-got apalagi ditempat sampah? saudaraku! Mereka mati syahid, saudaraku! mati syahid, karena serangan roket tentara Israel!


Kami temukan mereka tak bernyawa lagi dipangkuan ibunya, di bawah puing-puing bangunan rumah kami yang hancur oleh serangan roket tentara Zionis Israel, Saudaraku, bagi kami nilai seorang bayi adalah Aset perjuangan perlawanan kami terhadap penjajah Yahudi. Mereka adalah mata rantai yang akan menyambung perjuangan kami memerdekakan Negeri ini.

Perlu kalian ketahui, sejak serangan Israel tanggal 27 desember (2009) kemarin, Saudara-saudara kami yang syahid sampai 1400 orang, 600 diantaranya adalah anak-anak kami, namun sejak penyerangan itu pula sampai hari ini, kami menyambut lahirnya 3000 bayi baru Dijalur Gaza, dan Subhanallah kebanyakan mereka adalah anak laki-laki dan banyak yang kembar, Allahu Akbar!

Wahai saudaraku di Indonesia,
Negeri kalian subur dan makmur, tanaman apa saja yang kalian tanam akan tumbuh dan berbuah, namun kenapa di negeri kalian masih ada bayi yang kekurangan gizi, menderita busung lapar. Apa karena kalian sulit mencari rezki disana? apa negeri kalian sedang di blokade juga?

Perlu kalian ketahui, saudaraku, tidak ada satupun bayi di Gaza yang menderita kekurangan gizi apalagi sampai mati kelaparan, walau sudah lama kami diblokade.

Kalian terlalu manja! Saya adalah pegawai Tata Usaha di kantor pemerintahan Hamas Sudah 7 bulan ini, gaji bulanan belum saya terima, tapi Allah SWT yang akan mencukupkan rezki untuk kami.

Perlu kalian ketahui pula, bulan ini saja ada sekitar 300 pasang pemuda baru saja melangsungkan pernikahan. Yah, mereka menikah di sela-sela serangan agresi Israel, Mereka mengucapkan akad nikah, diantara bunyi letupan bom dan peluru saudaraku.

Dan Perdana menteri kami, yaitu Ust Isma'il Haniya memberikan santunan awal pernikahan bagi semua keluarga baru tersebut.

Wahai Saudaraku di Indonesia,
Terkadang saya pun iri, seandainya saya bisa merasakan pengajian atau halaqoh pembinaan Di Negeri antum, seperti yang diceritakan teman saya tersebut, program pengajian kalian pasti bagus bukan, banyak kitab mungkin yang telah kalian baca, dan buku-buku pasti kalian telah lahap, kalian pun sangat bersemangat bukan, itu karena kalian punya waktu.

Kami tidak memiliki waktu yang banyak disini wahai saudaraku. Satu jam, yah satu jam itu adalah waktu yang dipatok untuk kami disini untuk halaqoh, setelah itu kami harus terjun langsung ke lapanagn jihad, sesuai dengan tugas yang Telah diberikan kepada kami.

Kami di sini sangat menanti-nantikan hari halaqoh tersebut walau cuma satu jam saudaraku, tentu kalian lebih bersyukur, kalian lebih punya waktu untuk menegakkan rukun-rukun halaqoh, Seperti ta'aruf, tafahum dan takaful di sana.

Hafalan antum pasti lebih banyak dari kami, Semua pegawai dan pejuang Hamas di sini wajib menghapal surat al anfaal sebagai nyanyian perang kami, saya menghapal di sela-sela waktu istirahat perang, bagaimana Dengan kalian?

Akhir desember kemarin, saya menghadiri acara wisuda penamatan hafalan 30 juz anakku yang pertama, ia diantara 1000 anak yang tahun ini menghapal al-qur'an, umurnya baru 10 tahun, saya yakin anak-anak kalian jauh lebih cepat menghapal al-quran ketimbang anak-anak kami disini, di Gaza tidak ada SDIT seperti di tempat kalian, yang menyebar seperti jamur sekarang.

Mereka belajar di antara puing-puing reruntuhan gedung yang hancur, yang tanahnya sudah diratakan, diatasnya diberi beberapa helai daun pohon kurma, yah di tempat itulah mereka belajar saudaraku, bunyi suara setoran hafalan al-quran mereka bergemuruh diantara bunyi-bunyi senapan tentara Israel? Ayat-ayat Jihad paling cepat mereka hafal, karena memang didepan mereka tafsirnya. Langsung Mereka rasakan.

Wahai Saudaraku di Indonesia,
Oh, iya, kami harus berterima kasih kepada kalian semua, melihat aksi solidaritas yang kalian perlihatkan kepada masyarakat dunia, kami menyaksikan demo-demo kalian disini. Subhanallah, kami sangat terhibur, karena kalian juga merasakan apa yang kami rasakan disini.

Memang banyak masyarakat dunia yang menangisi kami di sini, termasuk kalian di Indonesia. Namun, bukan tangisan kalian yang kami butuhkan saudaraku biarlah butiran air matamu adalah catatan bukti nanti di akhirat yang dicatat Allah sebagai bukti ukhuwah kalian kepada kami. Doa-doa kalian dan dana kalian telah kami rasakan manfaatnya.

Oh, iya hari semakin larut, sebentar lagi adalah giliran saya Untuk menjaga kantor, tugasku untuk menunggu jika ada telepon dan fax yang masuk Insya Allah, nanti saya ingin sambung dengan surat yang lain lagi Salam untuk semua pejuang-pejuang islam di Indonesia.



Akhhuka…..Abdullah ( Gaza City ..1430 H)

Shared By Catatan Catatan Islami Pages 

Our Dream


Bismillah..

Sekitar satu bulan lagi tugas akan dikumpulkan. Tugas apa? Bikin karya tulis yang insyaAllah akan dicetak dan dibukukan. Dengan penuh semangat kami dari moveonteam.blogspot.com akan segera merampungkan tugas tersebut. Kami terus yakin dan berdoa agar tulisan kami dibukukan dan menjadi karyatulis kelompok yang paling baik. Sebenernya kerangka buku dan pembagian tugas sudah terlaksana. Akan tertapi sedikit terhambat oleh berbagai kendala.

Sedikit tambahan..

Berhubung kami dari moveonteam.blogspot.com selaku penulis. Tema yang kami bawakan adalah tentang bagaimana kiat kiat seorang muslim meraih masa depan nya. Tema yang cocok karena kami dikelas 12 IPA1 ini sebentar lagi akan memilih “Jadi apa kita nanti?” boleh lah kami tumpahkan sedikit lampiran cita cita kami yang insyaAllah tertera dibuku karya kami.

Mungkin ini bias menjadi gambaran untuk para pembaca yang sedang bingung “Jadi apa kita nanti?”. Kita harus selalu yakin, usaha, doa, dan tawakkal. Mulai dari sekarang!

Dan cita cita kami adalah:

Rizky Lestari: Ahli pendidikan. Karena aku ingin memperbaiki pendidikan dinegriku ini. Aku akan mendidik generasi muda agar negri ini punya penerus yang beriman dan berilmu. Aku ingin menjadi ahli dan peneliti. Sebenarnya aku ngefans banget sama dokter. Dan cita citaku jadi dokter belum tergantikan. Dokter apadulu nih? Dokter HATI (pendakwah dan penyeru pada tauhid.)

Ririn Fitrina Yanuari: Bidan, Dokter, Pengusaha. Karena Ririn ingin membantu para wanita melahirkan banyak generasi muslim yang sholeh dan bertauhid. Dia juga ingin membangun panti asuhan yang insyaAllah tersedia untuk yatim piatu yang ingin menuntut ilmu disana.~semoga cita citamu tercapai ya ririn! Semoga Allah memberkahimu

Rahma Mutia Arddin: Ahli agama. Ummu faqih ini ingin menjadi orang yang faqih. Yang senantiasa beramal dengan ilmu dan mengajak orang untuk bertauhid pada Allah. Ia ingin menjadi muslimah seutuhnya yang bias menjadi guru untuk anak anaknya dan ummat ini kelak.~semoga kamu selalu dalam lindungan dan rahmat Allah rahma!

Vivia Riani Novi: Ahli agama, bahasa, dan pengusaha. Vivia ingin jadi ahli agama prinsipnya sama seperti rahma. Dia juga lumayan pinter tehnologi. Vivia ingin mengajarkan bahasa yang paling ia suka yaitu bahasa arab pada ummat melalui internet ini.~sukses selalu ya vi! Semoga Allah mengabulkan cita citamu kawan.

Sarah Aryani: Dokter kandungan. saryan pinter banget biologi salut banget. Dia pengen banget yang namanya jadi dokter buat nolong muslimah lain diindonesia ini. Apalagi dokter kandungan yang cewe jarang. ~semoga Allah memudahkanmu untuk menggapai cita citamu ses^^

Dan cita cita tertinggi kami adalah… mendapatkan syurga Allah dan bersua denganNya dengan penuh kebahagiaan.. Amiin..

Ya mungkin ini yang bisa moveonteam.blogspot.com lampirkan. Doa kan kami agar tugas ini cepat terselesaikan dan kami bisa menggapai cita cita kami ya sobat blogger. Assalaamua’laikum..
~RizkyLestari





Kamis, 17 Juli 2014

Karena Aku Sayang Kamu


Memang masa remaja itu masa yang indah. Secara aku seorang gadis umur 16 tahun yang bentar lagi seventeen. Aku ngerasain banget bedanya aku dari jaman SD ke SMP yang mulai nambah aneh lagi mau ke SMA pas kelas 9. Masa pertama yang berlanjut sampe sekarang kelas 12. Disitu aku ngerasain bener yang namanya jatuh cinta. Aku jujur ini perasaan aneh yang indah tapi gimana lagi coba? Disaat temen temen udah pada punya gandengan. Aku gimana ya? Beruntung nya aku Alhamdulillah. Mungkin dia gak tau sampe sekarang. Aku juga berhasil ngumpetin perasaan aku selama 3 thn ini. Kalian tau gak, kenapa aku bisa nyembunyiin ini tanpa aku ungkapin? Dan aku gak pacaran? Aku punya prinsip. Prinsip yang bener bener akurat. Ikuti artikel ini sampai selesai yaa..

Saat itu aku masih ngerasa kecil. Masih anak anak yang sukanya maen, ngebolang sama siapa aja, makanya aneh kan klo ane jatuh cinta. Aku punya temen ikhwan, yaa semuanya aku anggep temen, tapi ada yang special makanya aku ngerasa aneh. Buktinya ada ikhwan, yaa disa dibilang beberapa yang SKSD caper lah sampe nembak aku. Aku gak grubris, dan aku gak respon. Brati si cowo itu udah ngakuin kalo dia bukan orang baik. Dan aku emang masih kecil dan yang paling utama aku punya prinsip ini dari aku kecil. Apa coba?

Allah berfirman dalam surat An nur ayat 26 “Perempuan perempuan yang keji untuk laki laki yang keji, dan laki laki yang keji untuk perempuan yang keji pula, sedangkan perempuan perempuan yang baik untuk laki laki yang baik, dan laki laki yang baik untuk perempuan perempuan yang baik pula. Mereka itu bersih dari pa yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia (syurga).” Dari situ aku paham banget. Ngapain aku harus nunggu sesuatu yang buruk dan otomatis ntar aku jadi buruk juga?! Mending perbaiki diri dari sekarang menunggu sidia yang baik dan hadiah yang mulia dari Allah. Ya gak?! Setuju kan?!  

Semua itu ada aja cobaannyaaa…..

Disaat aku reonian dan make baju kegedean sementara aku lihat yang lain seperti ituu*pcrn & make baju gitu+paris nerawang* aku sebagai cewe normal ya kepengen juga kaya mereka. keliatan anak SMA, gaul lah apa lah. Tapi aku bersyukur aku gak kaya gitu dan gak pernah yang namanya pacaran selama aku hidup didunia ini. Aku ngerasa dengan ini Allah sayang dan selalu ngejaga aku. Aku bukan orang yang polos, lugu, gak tau apa apa tentang pergaulan. Oke, aku maen dan interaksi sama siapa aja karna aku makhluq social. Entah itu ikhwan atau akhwat. Tapi inget BATASAN! Jangan kebablasan karena ngikutin hawa nafsu sendiri. Belom tentu syaiton gak ikut serta. Pasti lah syaiton gak mau sendirian di adzab. Percaya sama janji Allah di surat An-Nur ngebuat aku jadi lebih teguh untuk 100% nolak yang namanya pacaran. Inget firman Allah “…Tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikan (iman) itu indah dihati kamu, serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. Mereka itulah yang mengikuti jalan yang lurus. Sebagai karunia dan nikmat dari Allah. Dan Allah maha mengetahui dan maha bijaksana.” (Al-Hujurat:7-8)

Sahabat.. coba deh kita renungkan. Kita pantas bersyukur kepada Allah karena nikmat iman yang Allah kasih ke kita. Allah gak sembarang ngasih hidayah ‘barang siapa yang Allah sesatkan maka tidak ada yang mampu memberinya hidayah dan barang siapa yang Allah beri hidayah maka tidak akan Ada yang mampu menyesatkannya’ . Makanya kita harus bersyukur karena iman ini. Sebesar besarnya nikmat yang Allah kasih ke makhluqnya adalah keimanan. Menjadikan keimanan itu indah dihati orang muslim, dan menjadikan rasa benci untuk kekafiran, kefasikan, dan kemaksiatan. Sobat, ini merupakan nikmat dari Allah. Allah pengen kita mengikuti jalan yang lurus. Yang kita mohon setiap kita sholat. Bukan begitu sobat??

Trus gimana tentang pacaran? Pasti kalian tau kan? Allah melarang kita mendakati zina. Ya salah satunya cara mendekatinya apalagi klo bukan pacaran? Aku bukan orang yang gak tau gimana pergaulan sekarang *walau anak pesantren* aku tau orang yang gak pacaran aja udah bisa saling pegangan and sentuhan secara bebas apa lagi pacaran?! Kalian lebih tau laah. Trus, sampai kapan kita mau melanggar larangan Allah? Sobat.. Sampai kapan kita mau bermaksiad pada Rabbula’lamin?  Sampai kapan? Apa yang akan kita katakan nanti dengan ilmu yang kita miliki yang nanti pada hari pembalasan menghujjah kita dihadapan Rabbula’lamin?  Kita mau jawab apa? Sementara gak ada jalan tengah. Hanya syurga dan nerakaNya yang tersedia…*jujur, ini ditulis dengan airmata*

Kamu tau lebihnya pacaran? Lebih lebihnya pacaran akan terjerumus ke dalam zina. Banyak sekarang anak SMA yang udah hamil diluar nikah. Dan kamu tau? Allah cemburu! Karena orang itu lebih mencintai manusia yang hina dibanding Rabb yang telah menciptakannya. Dia lebih memilih rayuan buaya laki laki yang bajingan itu dan melupakan perintah Rabbnya untuk mengindari zina. Kenapa tidak dihalalkan saja dengan kalimat Allah (ijabqobul)? Pernikahan itu dicintai Allah karena apa? Karena seseorang hamba menyempurnakan setengah agamanya dengan kalimat Allah. Berarti dia telah membuktikan kecintaan nya pada Rabbnya lebih besar dari pada kecintaan pada wanita yang ingin dia nikahi.

Sahabat ku… sadarlah! Apa kamu ingin mengorbankan agamu untuk laki laki atau perempuan yang membawamu ke jurang kehancuran? Tidak wahai akhi/ukhti karim.. jangan sekali kali kita lancang pada Rabb pencipta langit dan bumi! Berhati hatilah jika kita terbiasa menikmati sesuatu yang Allah haramkan maka bersiaplah! Allah akan mencabut kenikmatan pada hal hal yang Allah halalkan. Bersabarlah! Nikah itu jalan yang halal. Tapi kenapa mengakhirkan hal ini padahal kamu butuh dan mampu?!

Sobat.. semua ini aku lampirkan karena aku sayang kalian. Aku mencintai kalian karena Allah, karena aku ingin kalian semua berada diatas ketaatan pada Allah. Aku teman kalian dan aku berhaq untuk menasihati kalian. Allah maha pengampun lagi maha penyayang sobat. RahmatNya sangaaat luas. Pintu taubat tidak akan tertutup sampai matahari terbit dari barat dan nyawa sampai di kerongkongan. Ayo kita jadi insan yang lebih baik lagi. Allah udah nyediain yang baik untuk si baik. Sobat, ayo kita bertaubat dan perbaiki diri kita masing masing dari sekarang.

Sekali lagi, aku mencintai untuk kalian sebagaimana yang aku cintai untuk diriku sendiri. Aku mencintai kalian karena Allah karena aku ingin kalian selalu berada di atas ketaatan padanya. Jazaakumullahukhairon ya akhi/ukhti al-kariim..

Jumat 18 juni, Ciangsana, Bogor, Selesai jam 00:55 Kiky Lestari

~ditulis dengan airmata

Ruang Pergaulan Terdidik


Pemateri: #BaruCitacitaYaa.. Rizky Lestari,S.Pd  (Alumnus ponpes tarbiyatul mua’llimin wal mua’llimaat Al islami Hidayatunnajah – dan ponpes MA An najiyah, melanjutkan Srata-1 di Universitas Pendidikan Indonesia, fakultas Pendidikan. Sekarang menjabat sebagai ketua tim inti penyusun kurikulum Indonesia).
Tema: Ruang Pergaulan Remaja Terdidik

            Semua dari mahluk social seperti kita tidak bisa terlepas dari pergaulan. Interaksi pertama yang dilihat oleh setiap anak adalah rumah dan lingkungannya. Semua terekam dibenak seseorang dan menjadi gambaran kehidupannya. Jiwa anak yang masih lentur sedikit sedikit mulai terbentuk, tersusun sesuai apa yang ia tangkap dari rumah dan lingkungannya.

            Kini, anak itu tumbuh seiring berlalunya waktu, menjadi pribadi yang dipenuhi oleh masa barunya yang asing. Yang ia anggap ini adalah masa terindahnya. Yaa dia kini seorang remaja. Lantas, apa dan siapa yang terekam dibenaknya dan kini telah menjadi jiwanya? Semua pasti berharap aliran kebaikan. Apakah realita membantah hal itu? Pergaulan dan pendidikan menjawab satu demi satu pertanyaan ini.

            Realita yang terjadi kini sugguh hancur, hati mana yang tega mendengar media tentang realita remaja zaman ini yang hancur? Hati mana yang tidak menjerit mendengar kaula muda emas, gemilang penuh prestasi kehilangan kehormatannya? Pergaulan bertanggung jawab atas semua itu. Sosok yang terekam dan mewatak dibenak para remaja harus bertanggung jawab atas semua itu! Rumah tempat ia pulang dan menangis, orang tua yang memberi dan memfasilitasinya dengan kebebasan karena kesibukan, media masa yang menanamkan kerusakan disetiap detiknya, dan teman.. teman yang menjadi karakternya saat ini, serta dirinya yang lugu dan nafsunya yang berkata.  Tapi mana sekarang semua itu? Lari hilang! Tinggal penyesalan dan kehancuran kini yang menghantui remaja malang itu. Psikologisnya tertekan, aborsi atau bunuh diri? sekarang dia gila, jiwanya sakit. Kasihan sekali.

 Oleh karena itu, masihkah kita sebagai remaja normal tertarik dengan “free sex”? yang sekarang disebut dan digembor gemborkan oleh yahudi dengan sebutan “freedom”? tragis bukan? Semua ini butuh peranan banyak pihak. Terutama peranan dirinya sendiri, orang tua, teman dan guru.

Masa indah dan penuh dengan gejolak nafsu pada remaja harus diredakan dengan penjagaan diri, pandangan, dan hati. Remaja harus mengenal agamanya dengan lurus, mendekatkan diri dengan Rabbnya dan mencintai nabinya. Kemudian islam akan menjaga kehormatannya. Islam mewarnai karakter remaja dan akan tumbuh menjadi pribad musim yang baik. Kemudian tugas orang tua dalam membimbing dan menjadi sosok pertama yang harus mengetahui perkembangan anaknya. Orang pertama yang harus menanamkan kerakter berjiwa muslim yang baik, menjaganya, memantaunya dan terus menasihatinya. Factor terpenting selanjutnya adalah teman. Selain interaksi remaja dirumah, pasti ia juga banyak berinteraksi dengan temannya. Remaja harus pintar pintar memilih teman, dan dilingkungan apa ia biasa bergaul. Sebagian sekolah tidak memperdulikan pergaulan, hanya menggembor gemborkan kalimat “tembus perguruan tinggi negri faforit” tanpa memperdulikan siswa didiknya menjadi pribadi muslim yang sholih. Guru yang seharusnya menjadi pendidik, kini hanya mengejar materi dan lupa untuk mengajarkan akhlaq. Tidak banyak sekolah yang memperhatikan hal ini. Hanya sebagian kecil saja, seperti di lingkungan pesanren. Selain pendidikan yang kondusif dan sistematis, pendidikan berkarakter dibangun dipesantren. Sebagai pelajaran yang saya ambil dari pengalaman saya  belajar 6 tahun mondok, terbukti belajar di pesantren lebih efektif daripada harus belajar disekolah negri. Bukan hanya mengejar dunia, tapi diajarkan pelajaran yang jauh lebih mulia, mengejar syurga milik Rabb kita dan bersua dengan Allah disyurga nanti, amiiin. Harapan yang paling mulia yang dimiliki oleh setiap muslim. Lingkungan yang baik, pengajar dengan jiwa pendidik dan berkompeten dibidangnya, serta teman yang mengajaknya dan setia menemaninya dalam keadaan taat pada Allah. Itu nilai lebih yang sangat ditekankan di pesantren.

Oleh karena itu, banyak yang harus kita perbaiki dalam system pendidikan di negri kita tercinta ini. Bukan hanya KBM tapi, tarbiyah lebih luas dari itu. Menjaga kehormatan, menjaga pandangan dan menjaga hati, suatu kebutuhan pokok. Dan selalu berdoa pada Allah, Rabb kita semua, agar kita menjadi remaja dan pribadi muslim yang selalu menjaga kehormatannya. Semoga pembahasan pada pertemuan kali ini bermanfaat untuk kita, remaja muslim Indonesia yang sekarang sedang menyimak acara ini, khususnya untuk saya sendiri. Mungkin cukup sekian dari saya, atas perhatiannya saya ucapan jazakunnAllah khair. Assalaamua’laikumwarohmatullahiwabarokaatuh…………………………


REMAJA GEMILANG INDONESIA!! GANBATTE!!  o\^_^/o


Rabu, 16 Juli 2014

Itu Mirip Badai


Gak yangka ya.. kita udah bertahun tahun belajar di ma’had tercinta ini.. Ya, bertahun tahun ada yang udah mau enam tahun malah *terlihat sekali kecintaannya permirsah*. Semua dari kita pasti punya kesan tersendiri kan? Ya iya dong, garing amat idup kgak berkesan. Oh ya, ada sedikit, sepatah, sepucuk, kecarik, separuh, setitik *seapalah tersera!* cerita dari ane yang udah ngerasain hampir 2thn berada di ma`had yang penuh sejarah ini *uwauoooow*. Udah gak sabar kan tau ceritanya?? Deg degan kan?? Berdebar debarkan?? Grogi pen pipis?? Oke sista! Cekidot!

Pas itu tepat nya siang hari, tepatnya sekitar jam 14:30 an. Orang orang ada yang lagi ngabisin makanan bekas tadi siang, ada yang lagi ngobrol, ada yang baca buku, ada yang lagi tidur terlelap dengan gaduhnya, yaa itulah kira2 pemandangan siang hari waktunya istirahat, akhirnya ane putusin buat liat ke jendela dan menatap kelangit *galau mba?* (NP: Al ikhlas). Langit gak secerah biasanya, tanda tanda bentar lagi kayanya mau ujan, biasanya klo kya gitu hal pertama yang ada dipikiran ane itu satu, JEMURAN. Tapi kali itu klo gak salah ane lagi gak nyuci jadi ga ada jemuran. 


Gak lama kemudian, eh beneran ujan. Tau gak, tuh yang namanya ujan gedee banget! Banget! Aer dari arah sawah langsung pada masuk ke kamar ane lewat jendela udah bener2 kya pake semprotan hama, respon, ane ama temen ane langsung buru buru pengen nutup jendela. Sangking kencengnya tuh angin, temen ane yang sedari tadi berusaha nutup jendela ampe ngeden ngeden kgak berhasil juga *itu muka lucu banget dah klo pada liat mah* singkat cerita, dengan pertongan Allah, akhirnya kita berhasil nutup tuh jendela. Abis nutup jendela, musyrifah ane kebingungan gara2 atap yang itu bocor blom dibenerin ama pak kur. Sekamar pada heboh, apalagi sipemilik kasur yang kasurnya udah kaya spon abis buat nyuciin piring sekelas belom diperes pula *majas hiperbola*. Kasian sekali dia.. dan kita yang abis udah banyak ngeluarin energy buat nutup jendela ngebantuin dorong2 ranjang and ngambil ember+kaen. Walhasil, air hujan sukses maksimal ngebuat kamar ane becek, banyak jejak kaki udah pada kya kaki tukang, 11:12 ama pasar sebrang.


Kegaduhan dikamar ngebuat gue kepo gimana keadaan diluar sana, Guntur juga gak kalah ngebuat kita makin ribut. Sebenernya udah adzan sekitar 15mnt yang lalu. Tapi derasnya hujan meredam suara adzan. Tepat sekali ane berada di ambang pintu kamar, tiba tibaaa… BRRRRAAAAK JGEEEER PWRAAANG *gmn sih suara genteng jatoh dari ketinggian* terlihat genteng kamar ustadzah jatoh gara2 taqdir Allah yang menurunkan hujan deras kaya badai. Alhamdulillahnya dibawah gak ada siapa siapa. Para manusia yang ada dibalkon pada tersentak gitu deh. Serem banget deh situasinya pas itu, kaya bener bener badai gitu. Tempat sampah di kelas bawah ampe jatoh trus pecah lah, kan jadi berantakan. Tempat sampah balkon atas juga pada kabur kemana tau kebawa angin. Pokoknya bener bener kaya badai asli.


Hujan mulai reda, orang2 yang sholat dimasjid pun udah pada balik. Ane sama orang orang yang dari tadi kelimpunganpun mulai whudlu dan sholat, ya sebelum sholat kamar ane yang becek itu udah dipel sama anak kamar. Selese sholat, ane langsung memonitoring *gaya amat bahasa gue* Kata orang2 yang tadi abis dari masjid tuh tadi sampe ada hujan es coba, pantes aja genteng bisa ancur. Terlihat dibawah ustad ustad lagi pada sibuk beres2 pasca badai tadi. Genteng2 lah, sampe tong sampah yang tadi pecah itu. Genteng sebelah jemuran ternyata sebagian ada yang terbang juga, ustad2 sampe manjat.. manteb dah pokoknya mah. Sampe ade kelas ane disuruh ngambil genteng yang mau jatoh gitu deh. Kan jadi sedih anenya.
Ane akhirnya turun juga, anak2 juga pada berhamburan kebawah buat liat2 situasi pasca ujan gede. Dari jauh di depan masjid, banyak santri yang lagi antusias. Ngapain coba? Iya, ada pohon tumbang gitu deh. Baru kali ini lho ane liat pohon tumbang asli gara gara angin *norak? Emang!* banyak ustad yang lagi gotong royong.


*puitis dikit gpp ya sist* 


Hujan yang seolah bersahabat menyapa.. Seolah dia iba dengan tanah yang pecah haus..
Tak seorangpun tau ia bicara tanpa tawa bahagia.. Bumipun kian menyabutnya haus dahaga..
Insan hanya pasrah berharap ladangnya kelar.. Tapi Allah tau apa yang ia berikan untuk makhluqnya..
Allah juga tau apa yang ada dalam hujannya.. Rizky ataukah adzab? Hadiah ataukah musibah?
Sungguh Rabb kita maha adil dan maha teliti.. Allah beri semua yang terbaik untuk hambanya..
Maka sudahkah engkau mensyukiri nikmatnya dan berlindung dari adzabnya?? 


Abis kejadian itu, banyak faedah yang ane dapetin sist, mulai dari kebersamaan gotong royong tadi. Keidupan kaya gitu kayanya cuma bisa lo dapetin didormitory. Masalah sepele yang jadi UWAUOOOW! Trus kita juga jadi lebih bersyukur gak kena musibah yang lebih besar dari ini, gak kebeyang gua penderitaan korban bencana. Apalagi gossip terhangat *gossip mulu lu, fakta kelles* baru baru ini gunung Kelud meletus. Gua gak mau kya gitu! Naudzubillah.. Oh ya, biasanya Allah menurunkan adzab karena kedurhakaan suatu kaum. Makanya kita berlindung pada Allah dijauhkan dari kemaksiatan dan tempat ahlul maksiad. 


LINDUNGI BUMI INDONESIA INI YA RABB.. 


BY: KIKY LESTARI


Senin, 14 Juli 2014

Teenagers Continue to Pray


Ditengah tengah kesibukan kita sebagai pelajar, kita butuh senjata yang ampuh untuk setiap langkah di hidup kita. Terlebih sebagai remaja yang punya cita cita tinggi kita butuh banget sama yang satu ini. Doa. Doa sebagai senjata yang ampuh banget buat orang orang muslim. Sebagaiman rosul bersabda “Doa merupakan senjata bagi orang mu’min,tiang agama dan cahaya langit dan bumi.” [Al-mustadrok 1/392] Kita sebagai seorang muslim harus yakin sama Allah dalam berdoa, harus sungguh sungguh,dan satu lagi nih. Jauhi kemaksiatan dan hal hal yang Allah haram kan. Makanya itu evek dari doa ini berbeda beda tiap orangnya. Banyak orang yang doanya gak dikabulin sama Allah. Seperti orang yang banyak melakukan maksiad, banyak melakukan hal hal yang diharamkan oleh Allah, banyak bermain main dan bercanda. Seperti yang ada di hadist arbain nomor…… "makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan dia dikenyangkan dengan yang haram. Maka bagaimana doanya akan dikabulkan?!"

Rosul bersabda: “sesungguhnya Allah tidak mengabulkan doa yang datang dari orang yang mempunyai hati tertutupdan doa yang diucapkan dengan sendagurau (main main)” [RH.Al-Hakim 1/493 dan Tirmidzi 3479]
Nah sekarang, doa yang dipanjatkan seorang hamba tidak akan tertolakdan senantiasa dikabulkan oleh Allah jika dia melakukan hal berikut ini: melantunkan doa dengan kehadiran hati dan sungguh sungguh, berdoa pada waktu waktu yang tepat seperti; antara adzan dan iqomah, akhir dari sholat lima waktu yang diwajibkan, ketika imam berdiri dari mimbar hingga pelaksaan sholat pada hati jumat dan akhir sholat asar, waktu hujan, waktu sepertiga malam terakhir, waktu sahur, dalam safar, ketika minum air zam zam, setelah berwudhlu, ketika berada di baitul haram, rukun yamani shafa dan marwah, dan padang arofah ketika di hari arofah.

Trus gimana pun juga kita harus yakin. Bahwa Allah maha pengabul doa. Jika seorang hamba berdoa dengan yang tadi disebutkan sungguh sungguh etc tapi Allah belum mengabulkan doa itu maka bersabarlah dan terus berdoa. Karena kalau dia gak sabar itu merupakan ciri ciri bahwa doanya tidak akan terkabul. Munggkin Allah tidak mengabulkan karena itu bukan hal yang baik untuk dia. Tapi Allah udah menuliskan pahala disisinya karena doa merupakan ibadah yang agung.
“Tidak ada seorang muslim yang berdo’a memohon kepada Allah, yang do’anya tidak mengandung unsur dosa dan pemutusan hubungan persaudaraan, kecuali Allah akan mengabulkan dengan tiga kemungkinan; memberikan apa yang dinginkan, disimpan (pahalanya) hingga di alam akhirat, atau diselamatkan dari bahaya yang mengancam“. (HR. Bukhori).



So, TERUS BERDOA YA QAQA AGAR KAMU DIMUDAHKAN DALAM MENGGAPAI CITA CITA MU!

Kesesatan Syiah

Oleh Al Ustadz Jafar Salih
Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapak dan kaum kerabatmu. Jika ia kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatan. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutar balikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan. (Qs. An-Nisaa: 135)
Sungguh Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah menimpakan cobaan kepada ummat MuhammadShallallahu ‘Alaihi Wasallam dengan bermunculannya ahlil ahwa’ wal bida’ (pengekor hawa nafsu dan bid’ah) yang mengelabui ummat Islam dalam perkara agama mereka. Mereka telah mencerai beraikan kesatuan kaum muslimin dan merusak agama mereka. Dan kelompok yang paling buruk dan berbahaya terhadap agama dan ummat Islam adalah Syi’ah (Imamiyah/Rafidhah). Hal ini tidak lain adalah karena ajarannya yang bertentangan dengan Islam dari segala macam sisinya, akidah maupun ibadahnya. Mereka memiliki agama yang berbeda dengan ummat Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Asal usul ajaran mereka bersumber dari aliran yang beraneka ragam, Yahudi, Nashrani, dan yang lain sebagainya dari ajaran-ajaran kufur dan sesat. Hal ini seperti yang telah disebutkan oleh lebih dari seorang Imam.
Para ulama mencatat ada banyak kesamaan antara ajaran Syi’ah (Imamiyah/Rafidhah) dengan agama Yahudi dan Nashrani, di antaranya:
1. Agama Yahudi mengatakan, tidak sah kerajaan kecuali pada keturunan Daud Alaihissalaam. Dan agama Syi’ah mengatakan, tidak sah kepemimpinan kecuali pada keturunan Ali Radhiyallahu ‘Anhu.
2. Agama Yahudi mengatakan, tidak ada jihad fi sabilillah sampai bangkitnya Dajjal dan turun pedang dari langit. Dan agama Syi’ah mengatakan, tidak ada jihad fi sabilillah sampai muncul Al Mahdi dan terdengar suara memanggil dari langit.
3. Agama Yahudi menunda sembayang sampai munculnya bintang. Dan agama Syi’ah menunda Maghrib sampai munculnya bintang.
4. Orang-orang Yahudi merubah Taurat dan Syi’ah mengubah Al Qur’an.
5. Orang Yahudi memusuhi Jibril Alaihissalaam dan mengatakan dia adalah musuh kami dari kalangan Malaikat. Begitu pula kaum Syi’ah mengatakan Jibril Alaihissalaam keliru menyampaikan wahyu kepada Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.
Bersamaan dengan kemiripan-kemiripan di atas, ajaran Syi’ah berbeda dari agama Yahudi dan Nashrani dalam satu hal. Yaitu apabila orang Yahudi ditanya, “Siapa sebaik-baik penganut agama kalian?”. Mereka akan menjawab, “Para shahabat Musa Alaihissalaam”. Dan apabila orang Nashrani ditanya, “Siapa sebaik-baik penganut agama kalian?”. Mereka akan menjawab, “Para shahabat Isa Alaihissalaam”. Dan apabila orang Syi’ah ditanya, “Siapa sejelek-jelek penganut agama kalian?”. Mereka akan menjawab, “Para shahabat Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam”. Minhajus Sunnah An-Nabawiyah (1/24)
Pendiri ajaran Syi’ah Rafidhah
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, “Sesunguhnya yang pertama kali membuat ajaran Rafidhah (Syi’ah Imamiyah) adalah seorang yang asalnya beragama Yahudi dan pura-pura masuk Islam dan (akhirnya –penj) menyusupkan kepada orang-orang jahil berbagai macam ajaran yang menikam inti ajaran Islam. Oleh karena itu ajaran ini adalah pintu terbesar kemunafikan dan jalan mulus untuk menjadi zindiq”. Majmu’ Fatawa (4/428)
Al Imam Asy-Sya’bi berkata, “Hati-hatilah kalian dari pengekor hafa nafsu yang menyesatkan, dan yang paling berbahaya adalah Rafidhah”.
Asal usul penamaan mereka dengan Rafidhah
Ada tiga pendapat yang menyebutkan asal usul penyebutan mereka dengan nama Rafidhah. Yang pertama adalah karena penolakan (Ra-fa-dha) mereka terhadap kepemimpinan Abu Bakar dan Umar Radhiyallahu ‘Anhuma. Yang ke dua mengatakan mereka disebut Rafidhah karena penolakan mereka terhadap Islam. Dan pendapat ke tiga mengatakan karena penolakan mereka terhadap kepemimpinan Zaid bin Ali bin Husain Radhiyallahu ‘Anhu yang menolak untuk berlepas diri dari Abu Bakar dan Umar Radhiyallahu ‘Anhuma, mereka disebut Rafidhah.
Ajaran mereka yang paling menonjol
Di antara ajaran mereka yang paling menonjol adalah mencintai Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘Anhu secara berlebihan dan memusuhi para shahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, terlebih lagi kepada Abu Bakar dan Umar serta anak mereka berdoa (istri-istri Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam) Aisyah dan Hafshah Radhiyallahu ‘Anhum.
Al Kulaini (seorang ulama Syi’ah) menyebutkan di dalam Furu’ Al Kafi (Hal 115) dari Jafar Alaihissalaam, “Para shahabat adalah orang-orang yang telah murtad (kafir –pentj) sepeninggal Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam kecuali tiga orang saja. “Siapa saja mereka?’ kataku. Ia menjawab, “Miqdad bin Al Aswad, Abu Dzar Al Ghifari dan Salman Al Farisi”.
Para ulama mencatat bahwa asal usul ajaran ini adalah ulah sang Ibnu Sauda’ (Abdullah bin Saba’). Sebelum masuk Islam, Abdullah bin Saba’ yang ketika itu beragama Yahudi meyakini bahwa Yusya’ bin Nun adalah wasiat (pengganti) Musa Alaihissalaam. Maka ketika masuk Islam ia masih membawa keyakinannya tersebut hanya saja dalam hal ini Ali Radhiyallahu ‘Anhu yang dikorbankan. Ia berkeyakinan bahwa Ali bin Abi Thalib adalah wasiat Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, pengemban amanat langsung untuk menjadi khalifah setelah wafatnya Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.
Dari sinilah akhirnya ia menancapkan permusuhan kepada Abu Bakar dan Umar Radhiyallahu ‘Anhuma serta mayoritas shahabat Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan mencap mereka sebagai orang-orang fasik dan mengkafirkan sebagiannya.
An-Nubakhti berkata di dalam kitabnya “Firaqus Syi’ah”, “ Abdullah bin Saba’ adalah orang yang pertama kali mencaci maki Abu Bakar, Umar dan Utsman serta shahabat lainnya dan berlepas diri dari mereka. Ia berdalih bahwa Ali bin Abi Thalib yang memerintahkannya demikian. Maka Ali Radhiyallahu ‘Anhu menangkapnya dan menginterogasinya terkait ucapannya tersebut dan Abdullah pun mengakuinya. Sehingga Ali Radhiyallahu ‘Anhu akhirnya mengeluarkan titah untuk membunuhnya. Tapi massa ketika itu protes kepada Ali Radhiyallahu ‘Anhu dan mengatakan, “Wahai Amirulmukminin apa anda akan membunuh seseorang yang menyeru untuk mencintaimu, ahlul bait, dan mengajak untuk setia kepadamu serta berlepas diri dari musuh-musuhmu?” Akhirnya Ali Radhiyallahu ‘Anhu mengasingkan Abdullah bin Saba’ ke Madain (Ibukota Faris kala itu). Silahkan periksa Firaqus Syi’ah karya An-Nubakhti hal 43-44 cetakan Al Haidariyah Najaf-Irak, tahun 1959 M.
Oleh karena kecintaan mereka yang berlebihan ini sebagian mereka menganggap bahwa Ali Radhiyallahu ‘Anhu adalah Nabi. Dan yang lainnya menganggap bahwa Jibril sang pembawa wahyu telah salah alamat kepada Muhammad, seharusnya kepada Ali Radhiyallahu ‘Anhu. Innalillahi wa Inna Ilaihi Rajiun.
Bersamaan dengan itu mereka menjuluki Abu Bakar dan Umar dengan “dua berhala Quraisy”. Dan tercatat pada salah satu ritual ibadah mereka, pembacaan sebuah doa yang mereka namakan dengan “Doa dua berhala Quraisy” yang berisikan laknat kepada Abu Bakar dan Umar serta anak mereka berdoa –Aisyah dan Hafshah- Radhiyallahu ‘Anhum ajma’in. Silahkan periksa kitab mereka Miftahul Jinan (hal 114).
Ditambah lagi sikap mereka yang sangat mengelu-elukan Abu Lu’lu’ah Al Majusy –sang pembunuh Umar Radhiyallahu ‘Anhu- dan menjulukinya dengan julukan Syujaud Diin (pahlawan agama) serta menjadikan hari kematian Umar Radhiyallahu ‘Anhu sebagai salah satu hari-hari besar yang mereka rayakan dengan penuh suka cita. Al Kuna Wal Alqaab (2/55) karya Abbas Al Qummi.
Apa yang kami telah sebutkan di sini hanyalah selintas dari sekian banyak kesesatan-kesesatan ajaran Syi’ah yang didukung dengan bukti-bukti otentik. Maksudnya adalah agar ummat Islam berhati-hati dari setiap ajakan yang menyeru kepada pendekatan antara Ahlussunnah dan Syi’ah, yang berdampak kepada sikap mentolerir kekufuran dan kesesatan serta pengabaian prinsip Al Wala’ wal Bara’ dan amar ma’ruf nahi mungkar di dalam Islam. Wallahua’lam bis Shawab.

About