Senin, 12 Mei 2014

Renungan


           


 Kita, kita apa sih? Manusia tempatnya salah dan lupa. Gak ada diantara kita yang sempurna. Sombong sekali manusia yang mengatakan demikian, gak tau diri banget. Semua sepakat kan? Kebanyakan dari kita sombong. Menolak kebenaran dan merendahkan manusia. Yaa, tapi itulah kita MANUSIA.

Pernah aku berpikir, bagaimana keadaan kita nanti saat malaikat maut datang dan dengan takut dan sakitnya semua jiwa akan dicabut. Tinggallah segumpal daging busuk yang punya nama. Mayat!. Bangkai yang sebentar lagi habis dimakan tanah. Micro organism yang kecil tak terlihat dengan mata telanjang kini mampu mengalahkan sosok sombong yang tidak bedaya itu. Masihkah ada pada diri ini yang bisa disombongkan? Masihkah ada pada segumpal daging busuk ini merendahkan manusia lainnya? Masihkah ia menolak kebenaran padahal janji Allah itu nyata? Mungkin hanya air mata penyesalan kita yang bisa menjawab ini semua..

Pernah terlintas dalam benakku, gak ada seseorangpun didunia ini yang tidak mengecewakan. Kenapa aku berpikir seperti itu? Karena semua harapan yang kita gantungkan pada makhluq, hasilnya gak bakal sempurna dan semua berujung pada kekecewaan. Believe it or not? Aku gak perduli, aku sudah membuktikan. Dan silahkan buktikan sendiri jika kamu terlalu nekat dan berani.

Kamu tau puncak kepuasan? Puncak kepuasan itu disaat kamu melakuakan suatu pengorbanan dan kamu akan mendapatkan hasil yang nyata. Apa itu? Disaat kamu megkorbanan hidupmu dan menggantungkan segala sesuatu pada Sang pemilik kesempurnaan dan Sang pemilik syurga.Manusia gak akan pernah puas dengan nikmat yang Allah berikan padanya di dunia ini. Sedikit diantara mereka yang bersabar dan yang bersyukur. Memang kita gak akan pernah puas sampai kita jadi mayat nanti.

 Aku sudah katakan, puncak kepuasan itu saat kaki kita berhasil menginjak tanah syurga bukan? Tapi sudah pantaskah kita menginjak tanahnya dengan membawa angan angan dunia? Pantaskah kita  masuk ke syurga daarussalam dengan penuh dosa dan maksiad? Aku hanya berharap dan terus berdoa pada Rabb ku, agar kita dikumpulkan di syurganya nanti dengan penuh rahmat an ampunanNya kelak.. amiiin..


            Sadar? Peka`? Alhamdulillah..
            Sadar? Peka`? Alhamdulillah..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

About