Jumat, 30 Mei 2014

Tugas B.indo (Globalisasi)



  Tema: DampakGlobalisasidan Cara Menanggapinya




Tempat: PerjalananMenujuPondokPesantrenHidayatunnajah
Tanggal: Jumat, 03 April 2014
NamaKelompok:Kiky Lestari, Sarah Aryani, Vivia Riani



Kata Pengantar
            Puji syukur marilah kita panjatkankepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas Rahmat dan Karunia-Nya yang telah memberikan kami kesempatan untuk membuat dan menyelesaikan karya ilmiah ini. Shalawat serta salam selalu tercurah pada bimbingan kami,Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam. Ucapan bahagia serta terimakasih kami ucapkan kepada:
1.         Ustadzah Kokom Komariyah sebagai guru pembimbing 
2.         Teman-teman kelas 11 yang telah banyak mendukung kami 
3.         Tim pembuatan karya ilmiyah ini 



Pendahuluan
A. Latar Belakang
Zaman globalisasi saat ini banyak faktorpengaruh yang mempengaruhi remaja. Ada pengaruh yang positif ada juga pengaruh yang negatif. Sebagai remaja yang baik kita harus memanfaatkan alat-alat / teknologi yang sudah canggih sehingga mampu menguasainya.
Indonesia adalah negara yang masyarakatnya mempunyai etika yang baik. Tapi saat ini banyak sekali remaja yang tidak sopandan tidak menghormati orang yang lebih tua darinya. Mungkin itu adalah pengaruh negatif dari globalisasi. Hal itu menyebabkan pergaulan bebas, narkoba, dll. Hal-hal itulah yang harus kita hindari.
            Dampaknya bukan hanya pada pribadi, tapi pada masyarakat umum. Alat-alat canggih dan semacamnya selain merupakan kemajuan teknologi juga berdampak negatif. Bagaimana kita menanggapi ini semua? Apa yang harus diajarkan agar kita bisa terhindar dari bahayanya?
Kami disini bertujuan untuk meluruskan hal itu. Kami akan menuturkan apa itu globalisasi, dampak negatif dan positif pengaruh globalisasi menurut penelitian.

B. Rumusan Masalah
            “Apayang dimaksuddenganglobalisasidanbagaimanacaramenanggapidampakdariglobalisasi?”

C. Tujuan Penelitian
1.    Untuk mengetahui dampak globalisasi
2.    Untuk mengetahui cara menanggapinya
3.    Untuk mengetahui cara agar terhindar dari bahaya dampak globalisasi

D. Metode Penelitian
1.    Mencari di internet
2.    Diskusi

KajianIlmiah

Ada beberapa definisi global yang dikemukakan oleh beberapa orang sebagai berikut:

A.    Malcom Waters, seorang Professor Sosiologi dari Universitas Tasmania, berpendapat, “Globalisasi adalah sebuah proses sosial yang berakibat pembatasan geografis pada keadaan sosial budaya menjadi kurang penting yang terjelma di dalam kesadaran orang.”
B.    Emanuel Richter, Guru Besar pada Ilmu Politik Universtas Aashen, Jerman, berpendapatbahwa,“Globalisasi adalah jaringan kerja global secara bersamaan yang menyatukan masyarakat yang sebelumnya terpencar-pencar dan terisolasi kedalam saling ketergantungan dan persatuan dunia.”
C.    Princenton NLyman, mantan Duta Besar ASdi Afrika Selatan, berpendapat bahwa,“Globalisasi adalah pertumbuhan yang sangat cepat atas saling ketergantungan dan hubungan antara negara-negara di dunia dalam hal perdagangan dan keuangan.”
D.    Selo Soemardjan, Bapak Sosiologi Indonesia, berpendapat bahwa,“Globalisasi adalah terbentuknya organisasi dan komunikasi antara masyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti sistem dan kaidah yang sama.”
E.     Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,“Globalisasi yaitu proses masuknya ke ruang lingkup dunia.”



Pembahasan

A.    PengertianGlobalisasi
Berdasarkankajianilmiahdiatas, Globalisasiadalah proses sosial yang membentukinteraksi yang kuatantarmasyarakatdiduniadalambidangkomunikasidanbudayasehinggamembantudalamhubunganantarnegara, baikitupolitik, keuangan, perdagangan, life style, dan lain-lain dengan kemajuan teknologi yang sangatcepat.
Globalisasi adalah proses penyebaran unsur-unsur baru khususnya yang menyangkut informasi secara mendunia melalui media cetak dan elektronik.
Kata globalisasi diambil dari kata ‘global’ yang maknanya ‘universal’. Globalisasi belum memiliki definisi atau pengertian yang pasti kecuali sekedar definisi kerjasehingga maknanya tergantung pada sudut pandang orang yang melihatnya.

B.    Proses TerjadinyaGlobalisasi

Terjadinya globalisasi dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu:
  • Meningkatnya perdagangan nasional
  • Kemajuan komunikasi,informasi dan transportasi
  • Meningkatnya sektor pariwisata
  • Adanya migrasi internasional
  • Kerjasama antarnegara
  • Pengaruh media massa
Banyak sejarawan yang menyebut globalisasi sebagai fenomena di abad ke-20 ini dapat dihubungkan dengan bangkitnya ekonomi internasional. Padahal interaksi antarbangsa di dunia telah ada selama berabad-abad. Bila ditelusuri, benih-benih globalisasi telah tumbuh ketika manusia mulai mengenal perdagangan antarnegeri sekitar tahun 1000 dan 1500 SM. Saat itu, para pedagang dari Cina dan India mulai menelusuri negeri lain baik melalu jalan darat(jalan sutera) maupun jalan laut untuk berdagang.
Fase selanjutnya ditandai dengan dominasi perdagangan kaum muslim di kawasan Asia danAfrika. Kaum muslim membentuk jaringan perdagangan yang antara lain meliputi Cina, Jepang, Vietnam, Indonesia, Malaka, India, Persia, Pantai Afrika Timur, Laut Tengah, Venesia, dan Genoa.Disamping membentuk jaringan dagang, kaum pedagang muslim juga menyebarkan nilai-nilai agamanya, nama-nama, abjad, arsitek,nilai sosial dan budaya arab ke warga dunia.
Fase selanjutnya di tandai dengan eksplorasi dunia secara besar-besaran oleh Bangsa Eropa. Spanyol, Portugis, Inggris, dan Belanda adalah pelopor eksplorasi-eksplorasi ini. Hal lain didukung pula dengan terjadinya revolusi industri yang meningkatkan keterkaitan antarbangsa dunia. Berbagai teknologi mulai ditemukan dan menjadi dasar perkembangan teknologi saat ini, seperti komputer dan internet. Pada saat itu, berkembang pula kolonialisasi yang membawa pengaruh besar terhadap difusi(penyebaran) antar kebudayaan dunia.
Semakin berkembangnya industri dan kebutuhan akan bahan baku serta pasar juga memunculkan berbagai Perusahaan Multinasional di dunia. Di Indonesia misalnya, sejak diberlakukannya politik pintu terbuka, perusahaan-perusahaan di Eropa membuka berbagai cabangnya di Indonesia. Freeport dan Exxon dari Amerika Serikat, Unilever dari Belanda, British Petroleum dari Inggris adalah beberapa contohnya. Perusahaan Multinasional seperti ini tetap menjadi ikon globalisasi hingga saat ini.
Fase selanjutnya terus berjalan dan mendapat momentumnya ketika perang dingin berakhir dan komunisme di dunia runtuh. Runtuhnya komunisme seakan memberi pembenaran bahwa kapitalism adalah jalan terbaik dalam mewujudkan kesejahteraan dunia. Implikasinya, negara-negara di dunia mulai menyediakan diri sebagai pasar yang bebas. Hal ini didukung pula dengan perkembangan teknologi komunikasi dan transportasi. Alhasil, sekat-sekat antar negara pun mulai kabur.

C.   DampakGlobalisasi

C.1. Dampak Positif
Beberapadampakpositifdariglobalisasi, antara lain:
1.    Perubahan tata nilai dan sikap
Adanya modernisasi dan globalisasi dalam budaya menyebabkan pergeseran nilai dan sikap masyarakat yang semua irasional menjadi rasional.
2.    Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi dengan berkembangnya ilmu Pengetahuan dan teknologi masyarakat menjadi lebih mudah dalam beraktivitas dan mendorong untuk berpikir lebih maju.
3.    Tingkat kehidupan yang lebih baik
Dibukanya industri yang memproduksi alat-alat komunikasi dan transportasi yang canggih merupakan salah satu usaha mengurangi penggangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

C.2. Dampak negatif
beberapadampaknegatifdariglobalisasi, antara lain:
1.    Pola hidup konsumtif
Perkembangan industri yang pesat membuat penyediaan barang kebutuhan masyarakat melimpah. Dengan begitu masyarakat mudah tertarik untuk mengonsumsi barang dengan banyak pilihan yang ada.
2.    Sikap individualistik
Masyarakat merasa dimudahkan dengan teknologi maju membuat mereka merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam beraktivitasnya. Kadang mereka lupa bahwa mereka adalah makhluk sosial.
3.    Gaya hidup kebarat-baratan
Tidak semua budaya barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia. Budaya negatif yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat kepada orang tua, kehidupan bebas remaja, dan lain-lain.
4.    Kesenjangan sosial
Apabila dalam suatu komunitas masyarakat hanya ada beberapa individu yang dapat mengikuti arus modernisasi dan globalisasi maka akan memperdalam jurang pemisah antara individu dengan individu lain yang stagnan. Hal ini menimbulkan kesenjangan sosial.

D.   Menanggapi Dampak Globalisasi
Untuk mengatasi globalisasi juga dapat dilakukan dengan menumbuhkan kembali rasa nasionalisme bangsa agar masyarakat dapat mencintai negaranya. Langkah-langkah dapat dilakukan antara lain yaitu:
  1. Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh, misal semangat mencintai produk dalam negeri.
  2. Menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai pancasila.
  3. Menanamkan dan melaksanakan ajaran agama.
  4. Mewujudkan supremasi hukum, menerapkan dan menegakkan hukum dalam arti sebenar-benarnya dan seadil-adilnya.
  5. Selektif terhadap pengaruh globalisasi di bidang politik, ideologi, ekonomi, sosial budaya bangsa.

Dalam bidang teknologi dan informasi, langkah yang dapat ditempuh adalah dengan menyaring informasi yang baik dan bermanfaat. Selain itu juga diperlukan adanya pengawasan dari semua pihak agar informasi yang beredar di masyarakat tidak membawa dampak negatif terutama untuk kalangan muda. Masyarakat juga harus berusaha mengikuti perkembangan iptek agar tidak tertinggal dari negara lain dan tidak mudah dibodohi oleh informasi-informasi yang masuk dari luar.
Untuk mengurangi sikap konsumtif, hendaknya setiap orang mempunyai kesadaran untuk tidak bergaya hidup yang bermewah-mewahan atau dapat dilakukan dengan membeli barang yang harganya lebih terjangkau namun mempunyai kualitas yang tidak jauh berbeda seperti produk-produk dalam negeri. Hal ini juga berkaitan dengan bidang ekonomi. Untuk mengurangi globalisasi dapat dilakukan dengan meningkatkan produksi dan kualitas produk dalam negeri agar dapat bersaing dengan produk luar. Promosi produk lokal melalui berbagai media massa juga dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang produk dalam negeri dan menarik konsumen untuk beralih pada produk lokal.
Masalah-masalah pencemaran lingkungan yang lebih parah juga dapat dihindari dengan berbagai macam cara antara lain dengan mengurangi penggunaan bahan-bahan yang berbahaya untuk lingkungan, membuat alat filter pada cerobong-cerobong asap, membuat tempat pembuangan dan pengolahan limbah serta meregenerasi hutan sebagai alat filter alami.
Dalam bidang budaya, masyarakat harus selektif memilih budaya dari luar dengan mengambil kebudayan-kebudayaan yang sesuai dengan kebudayaan lokal. Budaya lokal juga harus diangkat kembali dengan mengadakan berbagai macam pameran, seminar, lomba-lomba kebudayaan, dan sebagainya. Kebudayaan yang diwariskan secara turun-temurun harus terus dilestarikan agar tidak ada bagian yang tertinggal. Untuk mendukung hal tersebut juga dapat dilakukan dengan menjaga tempat-tempat bersejarah, wisata budaya, wisata alam, dan berbagai hal yang berkaitan dengan adat istiadat daerah.
Dalam bidang pendidikan juga tidak jauh berbeda. Pendidikan tidak akan pernah luput dari komponen-komponen yang saling memiliki keterkaitan yaitu pendidik (guru), peserta didik (murid), orang tua (keluarga), dan lingkungan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh semua komponen tersebut dalam menghadapi globalisasi di dunia pendidikan. Pendidik (guru) mempunyai tugas utama untuk mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik dijalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru adalah orang yang bertanggung jawab atas peningkatan moral pelajar dan kemerosotannya. Oleh karena itu, tugas guru tidak terbatas pada kegiatan mengajar tapi yang terpenting adalah mencetak karakter murid.
Dengan cara mendidik yang baik maka dapat terbentuk karakter murid yang baik dan kritis. Pembentukan karakter ini diperlukan agar murid dapat menanggapi dan menyaring pengaruh globalisasi dengan tepat. Hal tersebut juga dapat diperkuat dengan dukungan keluarga dan lingkungan sekitar. Kedua komponen ini harus lebih kuat menanamkan nilai-nilai dan norma-norma dalam masyarakat karena dengan penanaman tersebut anak akan lebih mempunyai sifat nasionalisme. Pengawasan juga harus dilakukan agar anak tidak terpengaruh oleh pihak luar dengan mudah.
Langkah-langkah di atas tidak dapat dilaksanakan jika tidak ada peran aktif dari semua komponen negara baik pemerintah maupun masyarakat. Untuk itu diperlukan kerjasama yang baik agar hasilnya dapat maksimal. Kerjasama itu tidak lepas dari persatuan dan kesatuan bangsa sehingga pancasila sebagai ideologi negara harus dihidupkan kembali.


Kesimpulan

Dari pembahasandiatas, dapat disimpulkan bahwa globalisasi adalah proses interaksi antar masyarakat didunia dengan bantuan teknologi yang sangat maju dizaman ini dalam bidang komunikasi dan budaya. Globalisasi memiliki dampak positif dan negatif. Dampak positif yang paling menguntungkan bagi masyarakata dalah sangat membantu kehidupan sehari-hari. Sedangkan dampak negatif yang sangat merugikan adalah terjadinya kesenjangan sosial dan perubahan gaya hidup yang tidakbaik.
Cara mengatasinya yaitu dengan kesadaran dari pribadi masing-masing agar bisa memanfaatkan globalisasi dalam hal-hal yang baik dan selektif terhadap dampak dan pengaruh globalisasi.Pengawasan dari orang tua juga sangat dibutuhkan agar anak-anak tidak terkena dampak negatif dari globalisasi.


Penutupan

Demikianlah karya ilmiah yang bertemakan globalisasi ini kami sajikan kepada anda semua. Semoga pembaca bisa memahamiapa yang dimaksud dengan globalisasi, dampak-dampak globalisasi, dan bagaimana cara menanggapi dampak globalisasi.
Terimakasih atas perhatiannya~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

About