Tempat: PerjalananMenujuPondokPesantrenHidayatunnajah
Tanggal: Jumat, 03 April 2014
NamaKelompok:Kiky Lestari, Sarah Aryani, Vivia Riani
Kata Pengantar
Puji syukur marilah kita panjatkankepada
Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas Rahmat dan Karunia-Nya yang telah memberikan kami
kesempatan untuk membuat dan menyelesaikan karya ilmiah ini. Shalawat serta
salam selalu tercurah pada bimbingan kami,Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi
Wasallam. Ucapan
bahagia serta terimakasih kami ucapkan kepada:
1. Ustadzah Kokom Komariyah sebagai guru
pembimbing
2. Teman-teman kelas 11 yang telah banyak
mendukung kami
3. Tim pembuatan karya ilmiyah ini
Pendahuluan
A.
Latar Belakang
Zaman globalisasi
saat ini banyak faktorpengaruh yang
mempengaruhi remaja. Ada pengaruh yang positif ada juga pengaruh yang negatif.
Sebagai remaja yang baik kita harus memanfaatkan alat-alat / teknologi yang
sudah canggih sehingga mampu menguasainya.
Indonesia adalah negara yang
masyarakatnya mempunyai etika yang baik. Tapi saat ini banyak sekali remaja
yang tidak sopandan tidak menghormati orang yang lebih
tua darinya. Mungkin itu adalah pengaruh negatif dari globalisasi. Hal itu menyebabkan pergaulan bebas, narkoba, dll. Hal-hal
itulah yang harus kita hindari.
Dampaknya
bukan hanya pada pribadi, tapi pada masyarakat umum. Alat-alat canggih dan semacamnya selain merupakan kemajuan
teknologi juga berdampak negatif. Bagaimana kita menanggapi ini semua? Apa yang
harus diajarkan agar kita bisa terhindar dari bahayanya?
Kami disini
bertujuan untuk meluruskan hal itu. Kami akan menuturkan apa itu globalisasi,
dampak negatif dan positif pengaruh globalisasi menurut penelitian.
B. Rumusan Masalah
“Apayang
dimaksuddenganglobalisasidanbagaimanacaramenanggapidampakdariglobalisasi?”
C. Tujuan Penelitian
1. Untuk mengetahui dampak globalisasi
2. Untuk mengetahui cara menanggapinya
3. Untuk mengetahui cara agar terhindar dari bahaya
dampak globalisasi
D. Metode Penelitian
1. Mencari di internet
2. Diskusi
KajianIlmiah
Ada beberapa definisi global yang
dikemukakan oleh beberapa orang sebagai berikut:
A. Malcom Waters, seorang Professor Sosiologi dari Universitas Tasmania, berpendapat, “Globalisasi adalah sebuah proses sosial yang berakibat pembatasan geografis pada keadaan
sosial budaya menjadi kurang penting yang terjelma di
dalam kesadaran orang.”
B. Emanuel Richter, Guru Besar pada Ilmu
Politik Universtas Aashen, Jerman, berpendapatbahwa,“Globalisasi adalah jaringan kerja global secara
bersamaan yang menyatukan masyarakat yang sebelumnya terpencar-pencar dan
terisolasi kedalam saling ketergantungan dan persatuan dunia.”
C. Princenton NLyman, mantan Duta Besar ASdi Afrika Selatan, berpendapat bahwa,“Globalisasi adalah pertumbuhan yang sangat cepat atas
saling ketergantungan dan hubungan antara negara-negara di dunia dalam hal
perdagangan dan keuangan.”
D. Selo Soemardjan, Bapak Sosiologi Indonesia,
berpendapat bahwa,“Globalisasi adalah terbentuknya
organisasi dan komunikasi antara masyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti
sistem dan kaidah yang sama.”
E. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,“Globalisasi yaitu proses
masuknya ke ruang lingkup dunia.”
Pembahasan
A. PengertianGlobalisasi
Berdasarkankajianilmiahdiatas, Globalisasiadalah proses sosial yang
membentukinteraksi yang kuatantarmasyarakatdiduniadalambidangkomunikasidanbudayasehinggamembantudalamhubunganantarnegara,
baikitupolitik, keuangan, perdagangan, life
style, dan lain-lain dengan kemajuan teknologi yang sangatcepat.
Globalisasi
adalah proses penyebaran unsur-unsur baru khususnya yang menyangkut informasi secara mendunia melalui media
cetak dan elektronik.
Kata
globalisasi diambil dari kata ‘global’ yang maknanya ‘universal’. Globalisasi belum memiliki definisi atau pengertian
yang pasti kecuali sekedar definisi kerjasehingga maknanya tergantung pada
sudut pandang orang yang melihatnya.
B. Proses TerjadinyaGlobalisasi
Terjadinya
globalisasi dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu:
- Meningkatnya perdagangan nasional
- Kemajuan komunikasi,informasi dan transportasi
- Meningkatnya sektor pariwisata
- Adanya migrasi internasional
- Kerjasama antarnegara
- Pengaruh media massa
Banyak
sejarawan yang menyebut globalisasi sebagai fenomena di abad ke-20 ini dapat
dihubungkan dengan bangkitnya ekonomi internasional. Padahal interaksi
antarbangsa di dunia telah ada selama berabad-abad. Bila ditelusuri, benih-benih globalisasi telah
tumbuh ketika manusia mulai mengenal perdagangan antarnegeri sekitar tahun 1000 dan 1500
SM. Saat itu, para pedagang dari Cina
dan India
mulai menelusuri negeri lain baik melalu jalan darat(jalan sutera) maupun jalan
laut untuk berdagang.
Fase
selanjutnya ditandai dengan dominasi perdagangan kaum muslim di kawasan Asia danAfrika. Kaum muslim membentuk jaringan
perdagangan yang antara lain meliputi Cina,
Jepang, Vietnam, Indonesia, Malaka, India, Persia, Pantai Afrika Timur, Laut Tengah, Venesia, dan Genoa.Disamping membentuk jaringan dagang, kaum
pedagang muslim juga menyebarkan nilai-nilai agamanya, nama-nama, abjad,
arsitek,nilai sosial dan budaya arab ke warga dunia.
Fase
selanjutnya di tandai dengan eksplorasi dunia secara besar-besaran oleh Bangsa Eropa. Spanyol, Portugis,
Inggris, dan
Belanda adalah pelopor eksplorasi-eksplorasi ini. Hal lain didukung pula dengan
terjadinya revolusi industri yang meningkatkan keterkaitan antarbangsa dunia.
Berbagai teknologi mulai ditemukan dan menjadi dasar perkembangan teknologi
saat ini, seperti komputer dan internet. Pada saat itu, berkembang pula kolonialisasi yang
membawa pengaruh besar terhadap difusi(penyebaran) antar kebudayaan dunia.
Semakin
berkembangnya industri dan kebutuhan akan bahan baku serta pasar juga
memunculkan berbagai Perusahaan Multinasional di dunia. Di Indonesia misalnya, sejak
diberlakukannya
politik pintu terbuka, perusahaan-perusahaan di Eropa membuka berbagai cabangnya di Indonesia. Freeport dan Exxon dari Amerika Serikat,
Unilever dari
Belanda, British Petroleum dari
Inggris adalah beberapa contohnya. Perusahaan Multinasional seperti ini tetap menjadi
ikon globalisasi hingga saat ini.
Fase
selanjutnya terus berjalan dan mendapat momentumnya ketika perang dingin
berakhir dan komunisme di dunia runtuh. Runtuhnya komunisme seakan memberi
pembenaran bahwa kapitalism adalah jalan terbaik dalam mewujudkan kesejahteraan
dunia. Implikasinya, negara-negara di dunia mulai menyediakan diri sebagai
pasar yang bebas. Hal ini didukung pula dengan perkembangan teknologi
komunikasi dan transportasi. Alhasil, sekat-sekat antar negara pun mulai kabur.
C. DampakGlobalisasi
C.1.
Dampak Positif
Beberapadampakpositifdariglobalisasi,
antara lain:
1. Perubahan tata nilai dan sikap
Adanya modernisasi dan globalisasi dalam budaya menyebabkan pergeseran nilai dan sikap masyarakat yang semua irasional menjadi rasional.
Adanya modernisasi dan globalisasi dalam budaya menyebabkan pergeseran nilai dan sikap masyarakat yang semua irasional menjadi rasional.
2. Berkembangnya ilmu pengetahuan
dan teknologi dengan berkembangnya ilmu Pengetahuan
dan teknologi masyarakat menjadi lebih mudah dalam beraktivitas dan mendorong
untuk berpikir lebih maju.
3. Tingkat kehidupan yang lebih
baik
Dibukanya industri yang memproduksi alat-alat komunikasi dan transportasi yang canggih merupakan salah satu usaha mengurangi penggangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Dibukanya industri yang memproduksi alat-alat komunikasi dan transportasi yang canggih merupakan salah satu usaha mengurangi penggangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
C.2.
Dampak negatif
beberapadampaknegatifdariglobalisasi, antara lain:
beberapadampaknegatifdariglobalisasi, antara lain:
1. Pola hidup konsumtif
Perkembangan industri yang pesat membuat penyediaan barang kebutuhan masyarakat melimpah. Dengan begitu masyarakat mudah tertarik untuk mengonsumsi barang dengan banyak pilihan yang ada.
Perkembangan industri yang pesat membuat penyediaan barang kebutuhan masyarakat melimpah. Dengan begitu masyarakat mudah tertarik untuk mengonsumsi barang dengan banyak pilihan yang ada.
2. Sikap individualistik
Masyarakat merasa dimudahkan dengan teknologi maju membuat mereka merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam beraktivitasnya. Kadang mereka lupa bahwa mereka adalah makhluk sosial.
Masyarakat merasa dimudahkan dengan teknologi maju membuat mereka merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam beraktivitasnya. Kadang mereka lupa bahwa mereka adalah makhluk sosial.
3. Gaya hidup kebarat-baratan
Tidak semua budaya barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia. Budaya negatif yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat kepada orang tua, kehidupan bebas remaja, dan lain-lain.
Tidak semua budaya barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia. Budaya negatif yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat kepada orang tua, kehidupan bebas remaja, dan lain-lain.
4. Kesenjangan sosial
Apabila dalam suatu komunitas masyarakat hanya ada beberapa individu yang dapat mengikuti arus modernisasi dan globalisasi maka akan memperdalam jurang pemisah antara individu dengan individu lain yang stagnan. Hal ini menimbulkan kesenjangan sosial.
Apabila dalam suatu komunitas masyarakat hanya ada beberapa individu yang dapat mengikuti arus modernisasi dan globalisasi maka akan memperdalam jurang pemisah antara individu dengan individu lain yang stagnan. Hal ini menimbulkan kesenjangan sosial.
D.
Menanggapi
Dampak Globalisasi
Untuk
mengatasi globalisasi juga dapat dilakukan dengan menumbuhkan kembali rasa
nasionalisme bangsa agar masyarakat dapat mencintai negaranya. Langkah-langkah
dapat dilakukan antara lain yaitu:
- Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh, misal semangat mencintai produk dalam negeri.
- Menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai pancasila.
- Menanamkan dan melaksanakan ajaran agama.
- Mewujudkan supremasi hukum, menerapkan dan menegakkan hukum dalam arti sebenar-benarnya dan seadil-adilnya.
- Selektif terhadap pengaruh globalisasi di bidang politik, ideologi, ekonomi, sosial budaya bangsa.
Dalam bidang
teknologi dan informasi, langkah yang dapat ditempuh adalah dengan menyaring
informasi yang baik dan bermanfaat. Selain itu juga diperlukan adanya
pengawasan dari semua pihak agar informasi yang beredar di masyarakat tidak
membawa dampak negatif terutama untuk kalangan muda. Masyarakat juga harus
berusaha mengikuti perkembangan iptek agar tidak tertinggal dari negara lain
dan tidak mudah dibodohi oleh informasi-informasi yang masuk dari luar.
Untuk
mengurangi sikap konsumtif, hendaknya setiap orang mempunyai kesadaran untuk
tidak bergaya hidup yang bermewah-mewahan atau dapat dilakukan dengan membeli
barang yang harganya lebih terjangkau namun mempunyai kualitas yang tidak jauh
berbeda seperti produk-produk dalam negeri. Hal ini juga berkaitan dengan
bidang ekonomi. Untuk mengurangi globalisasi dapat dilakukan dengan
meningkatkan produksi dan kualitas produk dalam negeri agar dapat bersaing
dengan produk luar. Promosi produk lokal melalui berbagai media massa juga
dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang produk dalam negeri dan
menarik konsumen untuk beralih pada produk lokal.
Masalah-masalah
pencemaran lingkungan yang lebih parah juga dapat dihindari dengan berbagai
macam cara antara lain dengan mengurangi penggunaan bahan-bahan yang berbahaya
untuk lingkungan, membuat alat filter pada cerobong-cerobong asap, membuat
tempat pembuangan dan pengolahan limbah serta meregenerasi hutan sebagai alat
filter alami.
Dalam bidang
budaya, masyarakat harus selektif memilih budaya dari luar dengan mengambil
kebudayan-kebudayaan yang sesuai dengan kebudayaan lokal. Budaya lokal juga
harus diangkat kembali dengan mengadakan berbagai macam pameran, seminar,
lomba-lomba kebudayaan, dan sebagainya. Kebudayaan yang diwariskan secara
turun-temurun harus terus dilestarikan agar tidak ada bagian yang tertinggal.
Untuk mendukung hal tersebut juga dapat dilakukan dengan menjaga tempat-tempat
bersejarah, wisata budaya, wisata alam, dan berbagai hal yang berkaitan dengan
adat istiadat daerah.
Dalam bidang
pendidikan juga tidak jauh berbeda. Pendidikan tidak akan pernah luput dari
komponen-komponen yang saling memiliki keterkaitan yaitu pendidik (guru),
peserta didik (murid), orang tua (keluarga), dan lingkungan. Ada beberapa hal yang
perlu diperhatikan oleh semua komponen tersebut dalam menghadapi globalisasi di
dunia pendidikan. Pendidik (guru) mempunyai tugas utama untuk mendidik,
mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta
didik dijalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.
Guru adalah orang yang bertanggung jawab atas peningkatan moral pelajar dan
kemerosotannya. Oleh karena itu, tugas guru tidak terbatas pada kegiatan
mengajar tapi yang terpenting adalah mencetak karakter murid.
Dengan cara
mendidik yang baik maka dapat terbentuk karakter murid yang baik dan kritis.
Pembentukan karakter ini diperlukan agar murid dapat menanggapi dan menyaring
pengaruh globalisasi dengan tepat. Hal tersebut juga dapat diperkuat dengan dukungan
keluarga dan lingkungan sekitar. Kedua komponen ini harus lebih kuat menanamkan
nilai-nilai dan norma-norma dalam masyarakat karena dengan penanaman tersebut
anak akan lebih mempunyai sifat nasionalisme. Pengawasan juga harus dilakukan
agar anak tidak terpengaruh oleh pihak luar dengan mudah.
Langkah-langkah
di atas tidak dapat dilaksanakan jika tidak ada peran aktif dari semua komponen
negara baik pemerintah maupun masyarakat. Untuk itu diperlukan kerjasama yang
baik agar hasilnya dapat maksimal. Kerjasama itu tidak lepas dari persatuan dan
kesatuan bangsa sehingga pancasila sebagai ideologi negara harus dihidupkan
kembali.
Kesimpulan
Dari pembahasandiatas, dapat disimpulkan bahwa globalisasi adalah proses
interaksi antar masyarakat didunia dengan bantuan teknologi yang
sangat maju dizaman ini dalam bidang komunikasi dan budaya.
Globalisasi memiliki dampak positif dan negatif. Dampak positif yang paling
menguntungkan bagi masyarakata dalah sangat membantu kehidupan sehari-hari.
Sedangkan dampak negatif yang sangat merugikan adalah terjadinya kesenjangan sosial dan perubahan gaya hidup
yang tidakbaik.
Cara mengatasinya yaitu dengan kesadaran dari pribadi masing-masing agar
bisa memanfaatkan globalisasi dalam hal-hal yang
baik dan selektif terhadap dampak dan pengaruh globalisasi.Pengawasan dari orang
tua juga sangat dibutuhkan agar anak-anak tidak terkena dampak negatif dari globalisasi.
Penutupan
Demikianlah karya ilmiah yang bertemakan globalisasi ini kami
sajikan kepada anda semua. Semoga pembaca bisa memahamiapa yang
dimaksud dengan globalisasi, dampak-dampak globalisasi,
dan bagaimana cara menanggapi dampak globalisasi.
Terimakasih atas perhatiannya~

Tidak ada komentar:
Posting Komentar