Kamis, 17 Juli 2014

Ruang Pergaulan Terdidik


Pemateri: #BaruCitacitaYaa.. Rizky Lestari,S.Pd  (Alumnus ponpes tarbiyatul mua’llimin wal mua’llimaat Al islami Hidayatunnajah – dan ponpes MA An najiyah, melanjutkan Srata-1 di Universitas Pendidikan Indonesia, fakultas Pendidikan. Sekarang menjabat sebagai ketua tim inti penyusun kurikulum Indonesia).
Tema: Ruang Pergaulan Remaja Terdidik

            Semua dari mahluk social seperti kita tidak bisa terlepas dari pergaulan. Interaksi pertama yang dilihat oleh setiap anak adalah rumah dan lingkungannya. Semua terekam dibenak seseorang dan menjadi gambaran kehidupannya. Jiwa anak yang masih lentur sedikit sedikit mulai terbentuk, tersusun sesuai apa yang ia tangkap dari rumah dan lingkungannya.

            Kini, anak itu tumbuh seiring berlalunya waktu, menjadi pribadi yang dipenuhi oleh masa barunya yang asing. Yang ia anggap ini adalah masa terindahnya. Yaa dia kini seorang remaja. Lantas, apa dan siapa yang terekam dibenaknya dan kini telah menjadi jiwanya? Semua pasti berharap aliran kebaikan. Apakah realita membantah hal itu? Pergaulan dan pendidikan menjawab satu demi satu pertanyaan ini.

            Realita yang terjadi kini sugguh hancur, hati mana yang tega mendengar media tentang realita remaja zaman ini yang hancur? Hati mana yang tidak menjerit mendengar kaula muda emas, gemilang penuh prestasi kehilangan kehormatannya? Pergaulan bertanggung jawab atas semua itu. Sosok yang terekam dan mewatak dibenak para remaja harus bertanggung jawab atas semua itu! Rumah tempat ia pulang dan menangis, orang tua yang memberi dan memfasilitasinya dengan kebebasan karena kesibukan, media masa yang menanamkan kerusakan disetiap detiknya, dan teman.. teman yang menjadi karakternya saat ini, serta dirinya yang lugu dan nafsunya yang berkata.  Tapi mana sekarang semua itu? Lari hilang! Tinggal penyesalan dan kehancuran kini yang menghantui remaja malang itu. Psikologisnya tertekan, aborsi atau bunuh diri? sekarang dia gila, jiwanya sakit. Kasihan sekali.

 Oleh karena itu, masihkah kita sebagai remaja normal tertarik dengan “free sex”? yang sekarang disebut dan digembor gemborkan oleh yahudi dengan sebutan “freedom”? tragis bukan? Semua ini butuh peranan banyak pihak. Terutama peranan dirinya sendiri, orang tua, teman dan guru.

Masa indah dan penuh dengan gejolak nafsu pada remaja harus diredakan dengan penjagaan diri, pandangan, dan hati. Remaja harus mengenal agamanya dengan lurus, mendekatkan diri dengan Rabbnya dan mencintai nabinya. Kemudian islam akan menjaga kehormatannya. Islam mewarnai karakter remaja dan akan tumbuh menjadi pribad musim yang baik. Kemudian tugas orang tua dalam membimbing dan menjadi sosok pertama yang harus mengetahui perkembangan anaknya. Orang pertama yang harus menanamkan kerakter berjiwa muslim yang baik, menjaganya, memantaunya dan terus menasihatinya. Factor terpenting selanjutnya adalah teman. Selain interaksi remaja dirumah, pasti ia juga banyak berinteraksi dengan temannya. Remaja harus pintar pintar memilih teman, dan dilingkungan apa ia biasa bergaul. Sebagian sekolah tidak memperdulikan pergaulan, hanya menggembor gemborkan kalimat “tembus perguruan tinggi negri faforit” tanpa memperdulikan siswa didiknya menjadi pribadi muslim yang sholih. Guru yang seharusnya menjadi pendidik, kini hanya mengejar materi dan lupa untuk mengajarkan akhlaq. Tidak banyak sekolah yang memperhatikan hal ini. Hanya sebagian kecil saja, seperti di lingkungan pesanren. Selain pendidikan yang kondusif dan sistematis, pendidikan berkarakter dibangun dipesantren. Sebagai pelajaran yang saya ambil dari pengalaman saya  belajar 6 tahun mondok, terbukti belajar di pesantren lebih efektif daripada harus belajar disekolah negri. Bukan hanya mengejar dunia, tapi diajarkan pelajaran yang jauh lebih mulia, mengejar syurga milik Rabb kita dan bersua dengan Allah disyurga nanti, amiiin. Harapan yang paling mulia yang dimiliki oleh setiap muslim. Lingkungan yang baik, pengajar dengan jiwa pendidik dan berkompeten dibidangnya, serta teman yang mengajaknya dan setia menemaninya dalam keadaan taat pada Allah. Itu nilai lebih yang sangat ditekankan di pesantren.

Oleh karena itu, banyak yang harus kita perbaiki dalam system pendidikan di negri kita tercinta ini. Bukan hanya KBM tapi, tarbiyah lebih luas dari itu. Menjaga kehormatan, menjaga pandangan dan menjaga hati, suatu kebutuhan pokok. Dan selalu berdoa pada Allah, Rabb kita semua, agar kita menjadi remaja dan pribadi muslim yang selalu menjaga kehormatannya. Semoga pembahasan pada pertemuan kali ini bermanfaat untuk kita, remaja muslim Indonesia yang sekarang sedang menyimak acara ini, khususnya untuk saya sendiri. Mungkin cukup sekian dari saya, atas perhatiannya saya ucapan jazakunnAllah khair. Assalaamua’laikumwarohmatullahiwabarokaatuh…………………………


REMAJA GEMILANG INDONESIA!! GANBATTE!!  o\^_^/o


Rabu, 16 Juli 2014

Itu Mirip Badai


Gak yangka ya.. kita udah bertahun tahun belajar di ma’had tercinta ini.. Ya, bertahun tahun ada yang udah mau enam tahun malah *terlihat sekali kecintaannya permirsah*. Semua dari kita pasti punya kesan tersendiri kan? Ya iya dong, garing amat idup kgak berkesan. Oh ya, ada sedikit, sepatah, sepucuk, kecarik, separuh, setitik *seapalah tersera!* cerita dari ane yang udah ngerasain hampir 2thn berada di ma`had yang penuh sejarah ini *uwauoooow*. Udah gak sabar kan tau ceritanya?? Deg degan kan?? Berdebar debarkan?? Grogi pen pipis?? Oke sista! Cekidot!

Pas itu tepat nya siang hari, tepatnya sekitar jam 14:30 an. Orang orang ada yang lagi ngabisin makanan bekas tadi siang, ada yang lagi ngobrol, ada yang baca buku, ada yang lagi tidur terlelap dengan gaduhnya, yaa itulah kira2 pemandangan siang hari waktunya istirahat, akhirnya ane putusin buat liat ke jendela dan menatap kelangit *galau mba?* (NP: Al ikhlas). Langit gak secerah biasanya, tanda tanda bentar lagi kayanya mau ujan, biasanya klo kya gitu hal pertama yang ada dipikiran ane itu satu, JEMURAN. Tapi kali itu klo gak salah ane lagi gak nyuci jadi ga ada jemuran. 


Gak lama kemudian, eh beneran ujan. Tau gak, tuh yang namanya ujan gedee banget! Banget! Aer dari arah sawah langsung pada masuk ke kamar ane lewat jendela udah bener2 kya pake semprotan hama, respon, ane ama temen ane langsung buru buru pengen nutup jendela. Sangking kencengnya tuh angin, temen ane yang sedari tadi berusaha nutup jendela ampe ngeden ngeden kgak berhasil juga *itu muka lucu banget dah klo pada liat mah* singkat cerita, dengan pertongan Allah, akhirnya kita berhasil nutup tuh jendela. Abis nutup jendela, musyrifah ane kebingungan gara2 atap yang itu bocor blom dibenerin ama pak kur. Sekamar pada heboh, apalagi sipemilik kasur yang kasurnya udah kaya spon abis buat nyuciin piring sekelas belom diperes pula *majas hiperbola*. Kasian sekali dia.. dan kita yang abis udah banyak ngeluarin energy buat nutup jendela ngebantuin dorong2 ranjang and ngambil ember+kaen. Walhasil, air hujan sukses maksimal ngebuat kamar ane becek, banyak jejak kaki udah pada kya kaki tukang, 11:12 ama pasar sebrang.


Kegaduhan dikamar ngebuat gue kepo gimana keadaan diluar sana, Guntur juga gak kalah ngebuat kita makin ribut. Sebenernya udah adzan sekitar 15mnt yang lalu. Tapi derasnya hujan meredam suara adzan. Tepat sekali ane berada di ambang pintu kamar, tiba tibaaa… BRRRRAAAAK JGEEEER PWRAAANG *gmn sih suara genteng jatoh dari ketinggian* terlihat genteng kamar ustadzah jatoh gara2 taqdir Allah yang menurunkan hujan deras kaya badai. Alhamdulillahnya dibawah gak ada siapa siapa. Para manusia yang ada dibalkon pada tersentak gitu deh. Serem banget deh situasinya pas itu, kaya bener bener badai gitu. Tempat sampah di kelas bawah ampe jatoh trus pecah lah, kan jadi berantakan. Tempat sampah balkon atas juga pada kabur kemana tau kebawa angin. Pokoknya bener bener kaya badai asli.


Hujan mulai reda, orang2 yang sholat dimasjid pun udah pada balik. Ane sama orang orang yang dari tadi kelimpunganpun mulai whudlu dan sholat, ya sebelum sholat kamar ane yang becek itu udah dipel sama anak kamar. Selese sholat, ane langsung memonitoring *gaya amat bahasa gue* Kata orang2 yang tadi abis dari masjid tuh tadi sampe ada hujan es coba, pantes aja genteng bisa ancur. Terlihat dibawah ustad ustad lagi pada sibuk beres2 pasca badai tadi. Genteng2 lah, sampe tong sampah yang tadi pecah itu. Genteng sebelah jemuran ternyata sebagian ada yang terbang juga, ustad2 sampe manjat.. manteb dah pokoknya mah. Sampe ade kelas ane disuruh ngambil genteng yang mau jatoh gitu deh. Kan jadi sedih anenya.
Ane akhirnya turun juga, anak2 juga pada berhamburan kebawah buat liat2 situasi pasca ujan gede. Dari jauh di depan masjid, banyak santri yang lagi antusias. Ngapain coba? Iya, ada pohon tumbang gitu deh. Baru kali ini lho ane liat pohon tumbang asli gara gara angin *norak? Emang!* banyak ustad yang lagi gotong royong.


*puitis dikit gpp ya sist* 


Hujan yang seolah bersahabat menyapa.. Seolah dia iba dengan tanah yang pecah haus..
Tak seorangpun tau ia bicara tanpa tawa bahagia.. Bumipun kian menyabutnya haus dahaga..
Insan hanya pasrah berharap ladangnya kelar.. Tapi Allah tau apa yang ia berikan untuk makhluqnya..
Allah juga tau apa yang ada dalam hujannya.. Rizky ataukah adzab? Hadiah ataukah musibah?
Sungguh Rabb kita maha adil dan maha teliti.. Allah beri semua yang terbaik untuk hambanya..
Maka sudahkah engkau mensyukiri nikmatnya dan berlindung dari adzabnya?? 


Abis kejadian itu, banyak faedah yang ane dapetin sist, mulai dari kebersamaan gotong royong tadi. Keidupan kaya gitu kayanya cuma bisa lo dapetin didormitory. Masalah sepele yang jadi UWAUOOOW! Trus kita juga jadi lebih bersyukur gak kena musibah yang lebih besar dari ini, gak kebeyang gua penderitaan korban bencana. Apalagi gossip terhangat *gossip mulu lu, fakta kelles* baru baru ini gunung Kelud meletus. Gua gak mau kya gitu! Naudzubillah.. Oh ya, biasanya Allah menurunkan adzab karena kedurhakaan suatu kaum. Makanya kita berlindung pada Allah dijauhkan dari kemaksiatan dan tempat ahlul maksiad. 


LINDUNGI BUMI INDONESIA INI YA RABB.. 


BY: KIKY LESTARI


Senin, 14 Juli 2014

Teenagers Continue to Pray


Ditengah tengah kesibukan kita sebagai pelajar, kita butuh senjata yang ampuh untuk setiap langkah di hidup kita. Terlebih sebagai remaja yang punya cita cita tinggi kita butuh banget sama yang satu ini. Doa. Doa sebagai senjata yang ampuh banget buat orang orang muslim. Sebagaiman rosul bersabda “Doa merupakan senjata bagi orang mu’min,tiang agama dan cahaya langit dan bumi.” [Al-mustadrok 1/392] Kita sebagai seorang muslim harus yakin sama Allah dalam berdoa, harus sungguh sungguh,dan satu lagi nih. Jauhi kemaksiatan dan hal hal yang Allah haram kan. Makanya itu evek dari doa ini berbeda beda tiap orangnya. Banyak orang yang doanya gak dikabulin sama Allah. Seperti orang yang banyak melakukan maksiad, banyak melakukan hal hal yang diharamkan oleh Allah, banyak bermain main dan bercanda. Seperti yang ada di hadist arbain nomor…… "makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan dia dikenyangkan dengan yang haram. Maka bagaimana doanya akan dikabulkan?!"

Rosul bersabda: “sesungguhnya Allah tidak mengabulkan doa yang datang dari orang yang mempunyai hati tertutupdan doa yang diucapkan dengan sendagurau (main main)” [RH.Al-Hakim 1/493 dan Tirmidzi 3479]
Nah sekarang, doa yang dipanjatkan seorang hamba tidak akan tertolakdan senantiasa dikabulkan oleh Allah jika dia melakukan hal berikut ini: melantunkan doa dengan kehadiran hati dan sungguh sungguh, berdoa pada waktu waktu yang tepat seperti; antara adzan dan iqomah, akhir dari sholat lima waktu yang diwajibkan, ketika imam berdiri dari mimbar hingga pelaksaan sholat pada hati jumat dan akhir sholat asar, waktu hujan, waktu sepertiga malam terakhir, waktu sahur, dalam safar, ketika minum air zam zam, setelah berwudhlu, ketika berada di baitul haram, rukun yamani shafa dan marwah, dan padang arofah ketika di hari arofah.

Trus gimana pun juga kita harus yakin. Bahwa Allah maha pengabul doa. Jika seorang hamba berdoa dengan yang tadi disebutkan sungguh sungguh etc tapi Allah belum mengabulkan doa itu maka bersabarlah dan terus berdoa. Karena kalau dia gak sabar itu merupakan ciri ciri bahwa doanya tidak akan terkabul. Munggkin Allah tidak mengabulkan karena itu bukan hal yang baik untuk dia. Tapi Allah udah menuliskan pahala disisinya karena doa merupakan ibadah yang agung.
“Tidak ada seorang muslim yang berdo’a memohon kepada Allah, yang do’anya tidak mengandung unsur dosa dan pemutusan hubungan persaudaraan, kecuali Allah akan mengabulkan dengan tiga kemungkinan; memberikan apa yang dinginkan, disimpan (pahalanya) hingga di alam akhirat, atau diselamatkan dari bahaya yang mengancam“. (HR. Bukhori).



So, TERUS BERDOA YA QAQA AGAR KAMU DIMUDAHKAN DALAM MENGGAPAI CITA CITA MU!

Kesesatan Syiah

Oleh Al Ustadz Jafar Salih
Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapak dan kaum kerabatmu. Jika ia kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatan. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutar balikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan. (Qs. An-Nisaa: 135)
Sungguh Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah menimpakan cobaan kepada ummat MuhammadShallallahu ‘Alaihi Wasallam dengan bermunculannya ahlil ahwa’ wal bida’ (pengekor hawa nafsu dan bid’ah) yang mengelabui ummat Islam dalam perkara agama mereka. Mereka telah mencerai beraikan kesatuan kaum muslimin dan merusak agama mereka. Dan kelompok yang paling buruk dan berbahaya terhadap agama dan ummat Islam adalah Syi’ah (Imamiyah/Rafidhah). Hal ini tidak lain adalah karena ajarannya yang bertentangan dengan Islam dari segala macam sisinya, akidah maupun ibadahnya. Mereka memiliki agama yang berbeda dengan ummat Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Asal usul ajaran mereka bersumber dari aliran yang beraneka ragam, Yahudi, Nashrani, dan yang lain sebagainya dari ajaran-ajaran kufur dan sesat. Hal ini seperti yang telah disebutkan oleh lebih dari seorang Imam.
Para ulama mencatat ada banyak kesamaan antara ajaran Syi’ah (Imamiyah/Rafidhah) dengan agama Yahudi dan Nashrani, di antaranya:
1. Agama Yahudi mengatakan, tidak sah kerajaan kecuali pada keturunan Daud Alaihissalaam. Dan agama Syi’ah mengatakan, tidak sah kepemimpinan kecuali pada keturunan Ali Radhiyallahu ‘Anhu.
2. Agama Yahudi mengatakan, tidak ada jihad fi sabilillah sampai bangkitnya Dajjal dan turun pedang dari langit. Dan agama Syi’ah mengatakan, tidak ada jihad fi sabilillah sampai muncul Al Mahdi dan terdengar suara memanggil dari langit.
3. Agama Yahudi menunda sembayang sampai munculnya bintang. Dan agama Syi’ah menunda Maghrib sampai munculnya bintang.
4. Orang-orang Yahudi merubah Taurat dan Syi’ah mengubah Al Qur’an.
5. Orang Yahudi memusuhi Jibril Alaihissalaam dan mengatakan dia adalah musuh kami dari kalangan Malaikat. Begitu pula kaum Syi’ah mengatakan Jibril Alaihissalaam keliru menyampaikan wahyu kepada Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.
Bersamaan dengan kemiripan-kemiripan di atas, ajaran Syi’ah berbeda dari agama Yahudi dan Nashrani dalam satu hal. Yaitu apabila orang Yahudi ditanya, “Siapa sebaik-baik penganut agama kalian?”. Mereka akan menjawab, “Para shahabat Musa Alaihissalaam”. Dan apabila orang Nashrani ditanya, “Siapa sebaik-baik penganut agama kalian?”. Mereka akan menjawab, “Para shahabat Isa Alaihissalaam”. Dan apabila orang Syi’ah ditanya, “Siapa sejelek-jelek penganut agama kalian?”. Mereka akan menjawab, “Para shahabat Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam”. Minhajus Sunnah An-Nabawiyah (1/24)
Pendiri ajaran Syi’ah Rafidhah
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, “Sesunguhnya yang pertama kali membuat ajaran Rafidhah (Syi’ah Imamiyah) adalah seorang yang asalnya beragama Yahudi dan pura-pura masuk Islam dan (akhirnya –penj) menyusupkan kepada orang-orang jahil berbagai macam ajaran yang menikam inti ajaran Islam. Oleh karena itu ajaran ini adalah pintu terbesar kemunafikan dan jalan mulus untuk menjadi zindiq”. Majmu’ Fatawa (4/428)
Al Imam Asy-Sya’bi berkata, “Hati-hatilah kalian dari pengekor hafa nafsu yang menyesatkan, dan yang paling berbahaya adalah Rafidhah”.
Asal usul penamaan mereka dengan Rafidhah
Ada tiga pendapat yang menyebutkan asal usul penyebutan mereka dengan nama Rafidhah. Yang pertama adalah karena penolakan (Ra-fa-dha) mereka terhadap kepemimpinan Abu Bakar dan Umar Radhiyallahu ‘Anhuma. Yang ke dua mengatakan mereka disebut Rafidhah karena penolakan mereka terhadap Islam. Dan pendapat ke tiga mengatakan karena penolakan mereka terhadap kepemimpinan Zaid bin Ali bin Husain Radhiyallahu ‘Anhu yang menolak untuk berlepas diri dari Abu Bakar dan Umar Radhiyallahu ‘Anhuma, mereka disebut Rafidhah.
Ajaran mereka yang paling menonjol
Di antara ajaran mereka yang paling menonjol adalah mencintai Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘Anhu secara berlebihan dan memusuhi para shahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, terlebih lagi kepada Abu Bakar dan Umar serta anak mereka berdoa (istri-istri Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam) Aisyah dan Hafshah Radhiyallahu ‘Anhum.
Al Kulaini (seorang ulama Syi’ah) menyebutkan di dalam Furu’ Al Kafi (Hal 115) dari Jafar Alaihissalaam, “Para shahabat adalah orang-orang yang telah murtad (kafir –pentj) sepeninggal Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam kecuali tiga orang saja. “Siapa saja mereka?’ kataku. Ia menjawab, “Miqdad bin Al Aswad, Abu Dzar Al Ghifari dan Salman Al Farisi”.
Para ulama mencatat bahwa asal usul ajaran ini adalah ulah sang Ibnu Sauda’ (Abdullah bin Saba’). Sebelum masuk Islam, Abdullah bin Saba’ yang ketika itu beragama Yahudi meyakini bahwa Yusya’ bin Nun adalah wasiat (pengganti) Musa Alaihissalaam. Maka ketika masuk Islam ia masih membawa keyakinannya tersebut hanya saja dalam hal ini Ali Radhiyallahu ‘Anhu yang dikorbankan. Ia berkeyakinan bahwa Ali bin Abi Thalib adalah wasiat Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, pengemban amanat langsung untuk menjadi khalifah setelah wafatnya Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.
Dari sinilah akhirnya ia menancapkan permusuhan kepada Abu Bakar dan Umar Radhiyallahu ‘Anhuma serta mayoritas shahabat Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan mencap mereka sebagai orang-orang fasik dan mengkafirkan sebagiannya.
An-Nubakhti berkata di dalam kitabnya “Firaqus Syi’ah”, “ Abdullah bin Saba’ adalah orang yang pertama kali mencaci maki Abu Bakar, Umar dan Utsman serta shahabat lainnya dan berlepas diri dari mereka. Ia berdalih bahwa Ali bin Abi Thalib yang memerintahkannya demikian. Maka Ali Radhiyallahu ‘Anhu menangkapnya dan menginterogasinya terkait ucapannya tersebut dan Abdullah pun mengakuinya. Sehingga Ali Radhiyallahu ‘Anhu akhirnya mengeluarkan titah untuk membunuhnya. Tapi massa ketika itu protes kepada Ali Radhiyallahu ‘Anhu dan mengatakan, “Wahai Amirulmukminin apa anda akan membunuh seseorang yang menyeru untuk mencintaimu, ahlul bait, dan mengajak untuk setia kepadamu serta berlepas diri dari musuh-musuhmu?” Akhirnya Ali Radhiyallahu ‘Anhu mengasingkan Abdullah bin Saba’ ke Madain (Ibukota Faris kala itu). Silahkan periksa Firaqus Syi’ah karya An-Nubakhti hal 43-44 cetakan Al Haidariyah Najaf-Irak, tahun 1959 M.
Oleh karena kecintaan mereka yang berlebihan ini sebagian mereka menganggap bahwa Ali Radhiyallahu ‘Anhu adalah Nabi. Dan yang lainnya menganggap bahwa Jibril sang pembawa wahyu telah salah alamat kepada Muhammad, seharusnya kepada Ali Radhiyallahu ‘Anhu. Innalillahi wa Inna Ilaihi Rajiun.
Bersamaan dengan itu mereka menjuluki Abu Bakar dan Umar dengan “dua berhala Quraisy”. Dan tercatat pada salah satu ritual ibadah mereka, pembacaan sebuah doa yang mereka namakan dengan “Doa dua berhala Quraisy” yang berisikan laknat kepada Abu Bakar dan Umar serta anak mereka berdoa –Aisyah dan Hafshah- Radhiyallahu ‘Anhum ajma’in. Silahkan periksa kitab mereka Miftahul Jinan (hal 114).
Ditambah lagi sikap mereka yang sangat mengelu-elukan Abu Lu’lu’ah Al Majusy –sang pembunuh Umar Radhiyallahu ‘Anhu- dan menjulukinya dengan julukan Syujaud Diin (pahlawan agama) serta menjadikan hari kematian Umar Radhiyallahu ‘Anhu sebagai salah satu hari-hari besar yang mereka rayakan dengan penuh suka cita. Al Kuna Wal Alqaab (2/55) karya Abbas Al Qummi.
Apa yang kami telah sebutkan di sini hanyalah selintas dari sekian banyak kesesatan-kesesatan ajaran Syi’ah yang didukung dengan bukti-bukti otentik. Maksudnya adalah agar ummat Islam berhati-hati dari setiap ajakan yang menyeru kepada pendekatan antara Ahlussunnah dan Syi’ah, yang berdampak kepada sikap mentolerir kekufuran dan kesesatan serta pengabaian prinsip Al Wala’ wal Bara’ dan amar ma’ruf nahi mungkar di dalam Islam. Wallahua’lam bis Shawab.

Minggu, 13 Juli 2014

Made by me


Hai sobat blogger! ni karya ku lho.. 
oh ya, aku sedikit bisa design photoshop and coreldraw ada yang mau bantuan atau mau belajar?
bisa follow dan mention twitter aku @ime_takuma
atau google+  kikylestari5@gmail.com
disini siap membantuuu kamuu ^_^

Zait Zaitun


Nabi Muhammmad. telah berpesan agar kita mengkonsumsi dan memakai zaitun sebagai minyak. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, ada enam belas pakar kedokteran paling tersohor di dunia berkumpul di Roma pada tanggal 21 April 1997 M, untuk menerbitkan beberapa pengarahan dan keputusan bersama tentang tema “Minyak Zaitun dan Nutrisi Laut Putih Tengah”.

Dalam pernyataan tersebut, mereka menegaskan bahwa mengkonsumsi minyak zaitun bisa memberikan andil melindungi tubuh dari serangan penyakit jantung koroner, kenaikan kolesterol darah, kenaikan tekanan darah, serta sakit diabetes dan obesitas, di samping minyak zaitun juga berkhasiat mencegah terjadinya beberapa jenis kanker.
Hasil studi menunjukkan penurunan tekanan darah dalam kadar 7 poin di kalangan mereka yang mengkonsumsi minyak zaitun.
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Majalah Archives of Internal Medicine edisi Agustus 1998 M menegaskan bahwa pengkonsumsian sesendok makan minyak zaitun setiap hari bisa mengurangi bahaya terjadinya kanker payudara sampai pada kadar 45%.
Dr. Samût menegaskan bahwa gizi yang terkandung dalam minyak zaitun bisa memiliki pengaruh positif dalam melindungi tubuh dari kanker lambung dan mengurangi timbulnya penyakit tukak lambung.


Minyak Zaitun Mengurangi Kolesterol Berbahaya
Berbagai riset membuktikan adanya fakta yang tidak menyi-sakan keraguan lagi, bahwa minyak zaitun menurunkan total kadar kolesterol dan kolesterol berbahaya, tanpa mengurangi kandungan kolesterol yang bermanfaat.
Minyak Zaitun Mengurangi Resiko Terjadinya Penyumbatan (Trombosis) dan Penebalan (Arteriosklerosis) Pembuluh Darah
Dalam sebuah kajian yang dipublikasikan pada bulan Desember tahun 1999 M di Majalah AMJ CLIN NUTRL para peneliti menyatakan bahwa nutrisi yang kaya kandungan minyak zaitun bisa mengurangi pengaruh negatif lemak dalam makanan terhadap terjadinya pembekuan darah, dan selanjutnya mengu-rangi terjadinya penebalan pembuluh nadi jantung.
Minyak Zaitun Menurunkan Angka Kematian
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam majalah Lanst yang terkenal pada 20 Desember 1999 M, menunjukkan bahwa negara paling miskin di Eropa, yaitu Albania, yang berpenduduk muslim, memiliki keistimewaan sedikitnya angka kematian di sana. Angka kematian di Albania di kalangan pria adalah 41 orang dari setiap 100.000 orang, separoh dari keadaan di Britania. Hal itu dipengaruhi oleh konsumsi minyak zaitun dalam makanan para penduduk Albania.
Minyak Zaitun Mengurangi Pemakaian Obat-obatan Penurun Tekanan Darah Tinggi
Sebuah studi yang dilakukan oleh Dr. Aldovaroro di Universitas Napoli Italia dan dipublikasikan dalam Majalah Archives of Internal Medicine, tanggal 27 Maret 2000 M, telah diadakan studi terhadap 32 pasien yang terkena penyakit tekanan darah tinggi dan mereka itu mengkonsumsi obat-obatan untuk darah tinggi.
Minyak Zaitun Mengurangi Serangan Kanker
Para peneliti menyatakan bahwa sebab menurunnya rasio kematian akibat serangan kanker di Laut Putih Tengah adalah karena makanan penduduk negeri tersebut mengandung minyak zaitun sebagai sumber utama lemak, di samping mengandung sayur-sayuran, buah-buahan, dan kol.
Minyak Zaitun Mencegah Timbulnya Kanker
Profesor Asman, Ketua Akademi Studi Arteriosclerosis di Universitas Monstar, Jerman, dia merupakan peneliti paling menonjol di dunia di bidang kedokteran dan arteriosclerosis, ia berkata, “Pengkonsumsian minyak zaitun bisa melindungi tubuh dari serangan sejumlah kanker lainnya, di antaranya kanker colon, kanker rahim, kanker ovarium, sekalipun jumlah studi ini masih terlalu minim.”
Minyak Zaitun dan Kanker Payudara
Sebuah studi yang dipublikasikan di bulan November 1995 dan dilakukan terhadap 2.564 wanita yang terkena kanker payudara, menegaskan bahwa ada korelasi terbalik antara kemungkinan terjadinya kanker payudara dengan pengkon-sumsian minyak zaitun, dan bahwa banyak mengkonsumsi minyak zaitun memberikan andil dalam melindungi seseorang dari serangan kanker payudara.
Minyak Zaitun dan Kanker Rahim
Majalah Kanker Britania mempublikasikan di bulan Mei 1996 M sebuah studi yang dilakukan terhadap 145 wanita Yunani yang terkena kanker rahim. Para peneliti mengkorelasikan antara wanita-wanita yang terkena kanker rahim tersebut dengan wanita-wanita yang banyak mengkonsumsi minyak zaitun. Ternyata, para wanita yang mengkonsumsi minyak zaitun lebih sedikit yang terkena kanker rahim. Di mana kemungkinan terjadinya kanker pada mereka turun sampai 26%.
Minyak Zaitun dan Kanker Lambung
Sejumlah studi ilmiah modern menunjukkan bahwa mengkonsumsi minyak zaitun secara teratur bisa mengurangi terjadinya kanker lambung. Tapi masih diperlukan berbagai studi ilmiah lanjutan mengenai hal ini.
Minyak Zaitun dan Kanker Colon
Ada juga beberapa studi yang menunjukkan bahwa peng-konsumsian buah-buahan, sayur-sayuran, dan minyak zaitun, memainkan peran penting dalam melindungi tubuh dari serangan kanker colon.
Minyak Zaitun dan Kanker Kulit (Melanoma)
Majalah Dertmatdogg Times edisi bulan Agustus 2000 M menyebutkan sebuah studi yang menunjukkan bahwa meng-gunakan minyak zaitun setelah renang sebagai krim kulit dan berjemur, akan melindungi terjadinya kanker kulit (melanoma).
Minyak Zaitun Mengurangi Timbulnya Tukak Lambung
Dr. Samût, dari Universitas Harvard Amerika, menyampaikan sebuah studi di Kongres Terakhir Organisasi Penyakit Sistem Pencernaan Amerika yang diadakan pada bulan Oktober 2000 M.
Minyak Zaitun Berkhasiat Seperti ASI
Dalam sebuah studi modern yang dipublikasikan di bulan Februari 1996 M di Universitas Barcelona, Spanyol, yang dilakukan terhadap empat puluh wanita yang menyusui, diambil sampel ASI dari mereka. Para peneliti menemukan bahwa kebanyakan lemak yang terkandung di dalam ASI termasuk jenis lemak yang berantai tunggal. Jenis lemak ini dikategorikan sebagai lemak terbaik yang seharusnya dikonsumsi oleh manusia, dan itulah jenis lemak yang terkenal terdapat dalam minyak zaitun.
Minyak Zaitun Mengurangi Peradangan Sendi
Majalah AMJ CLIN NUTR edisi November 1999 M, mempu-blikasikan sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 145 pasien pengidap sakit persendian semacam arthritis di Yunani Utara. Mereka dikorelasikan dengan 108 orang yang sehat. Dalam penelitian ini terlihat bahwa pengkonsumsian minyak zaitun bisa memberikan andil dalam melindungi tubuh dari terjadinya penya-kit ini.
Minyak Zaitun Membunuh Kutu Kepala
Beberapa studi yang dilakukan di beberapa Universitas dan Akademi di Amerika, tentang kutu kepala, menunjukkan bahwa penggunaan minyak zaitun sebagai minyak rambut yang terkena kutu, dalam beberapa jam saja bisa membunuh kutu yang ada di kepala.(sumber)


She who always patient


The Little story .. about my friends who always be patient ..
Baarokallahu fiiki :)


Dia, sebut  aja namanya fulanah. Dia adalah kelompok rohis sekolahku, di asrama biasa dibilang qism ta’lim. Ya, aku mengenal dia dengan dekat terlebih aku ketua osis. Aku mengamati kerja dia yang cukup berat dan membutuhkan kesabaran. Kamu tau bagaimana tugas qism ta’lim? Berat menurutku. Membangunkan anak anak, slalu stand by di masjid dan menghukum anak anak yang telat, menyusun angenda keseharian di masjid dan sebagian kegiatan kepanitian osis , gak Cuma itu, mereka harus bertanggung jawab atas kelalaian anak santri klo masjid sepi dihadapan ustad. Wow bgt kan?! Aku juga nolak klo di suruh jadi rohis.. aku lihat fulanah sebagai sosok yang sabar. Kadang santri lain tidak peduli dengan penggilannya. Padahal kalau kamu kenal dia lebih dekat. Dia adalah sosok anak yang cerdas. Dia kadang mengadu padaku, karena aku ketua osis aku harus selalu tersedia untuk menerima laporan dari setiap anggotaku.


Malam itu..

Fulanah dating kepadaku dan mengadukan tentang suatu kelas yang sering melanggar. Dia tampak begitu tabah walau dengan kata lain dia juga sering dibully oleh mereka. Aku menenangkannya dan berjanji untuk memanggil beberapa anak yang bersangkutan masalah dengannya malam ini juga. Singkat cerita masalahpun selesai. Aku menjatuhkan sangsi pada mereka untuk membantu tugas rohis selama 1 bulan. Berat? Itu agar mereka merasakan apa yang temanku rasakan. Qodarullah wamasyaa faa’la.. mereka menjalankan tugas hukuman hanya beberapa hari, mungkin 3 atau kurang dari itu. Tidak 1bulan mereka kembali melakukan hal yang sama.

Temanku, sosok yang tegar itu kemudian mengadukan mereka kembali pada ku. Apa yang harus kita lakukan? Tanggung jawab kita di osis ini adalah menjalankan roda kesantrian mereka di asrama. Dia sadar akan hal itu dan sangat sedih melihat penurunan kualitas ibadah para santri. Bagaimana nanti jika kita dibangkitkan dipadang mahsyar dan menghadap Allah dengan tanggung jawab yang kita lalaikan ini? Ingin aku meneteskan air mata. Aku berkata padanya “ Yang penting kita udah ngejalanin tugas fulanah, soal mereka nurut ato ngga itu urusan mereka sama Allah. Kita berusaha menjadi uswatunhasanah aja sekarang. Sabar.” Sebenarnya kata2 itu sering aku selipkan setiap rapat osis.
Memang bukan itu saja yang menimpa dia. Banyak masalah lagi yang tiba tiba datang. Aku teringat kata kata temanku yang lain “ Inget omongan ana! Orang yang dia menegakkan kebenaran (Al-Qura’n dan assunnah) kemudian orang disekitarnya memusuhinya tapi dia terus istiqomah dan bersabar karena Allah, maka Allah akan memberikan dia kesuksesan didunia, terlebih Allah akan memberikan tempat yang mulia di syurgaNya.”  Kata kata ini terus mengiang ngian di telingaku, dan menjadi kan motivasi ku untuk bersabar dan menasehati dalam kesabaran.

Aku sudah katakan dia anak yang cerdas. Tapi orang menganggap dia seperti anak kecil saja. Sampai fulanah berkata “Apa ana harus jadi galak aja ya ki? Biar mereka pada segan? Tapi gimana? Ana pernah nyoba tapi mereka tetep aja ngangep ana kaya gak ada. Padahal ana juga kaka kelas mereka.” Kadang aku juga berpikir. Kedepannya si fulanah ini insyaAllah jadi orang sukses karena Akhlaqnya yang baik, kesabaran dan keikhlasannya dalam menjalankan tugas.

Gak lama setelah itu, Allah menyegerakan sebagian kesuksesan itu didunia. Dia, fulanah ikut dalam suatu lomba. Disaat yang lain senggunjingnya, tidak ada tanggapan yang ia lontarkan #bodo amat. Yang paling Nampak ya dia bersabar. Dia serius dalam lomba yang diaadakan di kabupaten pada waktu itu. Kemudian Allah memberinya kemudahan dengan menjadikannya juara 1 di kabupaten dan mewakili kabupaten dalam melanjutkan lombanya ke provinsi. Alhamdulillah.. dia membawa nama sekolah dan kabupaten menjadi juara ke 3 lomba tingkat provinsi. Bukan Cuma itu, dia kembali ikut lomba hafalan qur’an 8 juz dan dia menempati juara 1.

Aku yakin, akhlaq yang baik, kesabaran, dan keikhlasan akan membuahkan kesuksesan didunia, terlebih Allah akan memberikan tempat yang mulia nanti di syurgaNya. Sobat pembaca.. aku harap kalian bisa merenungi kisahku ini. Tetap semangat dan sabar dijalan da’wah yaa!!!!

About