Nabi Muhammmad. telah berpesan
agar kita mengkonsumsi dan memakai zaitun sebagai minyak. Untuk pertama kalinya
dalam sejarah, ada enam belas pakar kedokteran paling tersohor di dunia
berkumpul di Roma pada tanggal 21 April 1997 M, untuk menerbitkan beberapa
pengarahan dan keputusan bersama tentang tema “Minyak Zaitun dan Nutrisi Laut
Putih Tengah”.
Dalam pernyataan tersebut, mereka menegaskan bahwa mengkonsumsi minyak zaitun bisa memberikan andil melindungi tubuh dari serangan penyakit jantung koroner, kenaikan kolesterol darah, kenaikan tekanan darah, serta sakit diabetes dan obesitas, di samping minyak zaitun juga berkhasiat mencegah terjadinya beberapa jenis kanker.
Hasil studi menunjukkan penurunan tekanan darah dalam kadar 7 poin di kalangan mereka yang mengkonsumsi minyak zaitun.
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Majalah Archives of Internal Medicine edisi Agustus 1998 M menegaskan bahwa pengkonsumsian sesendok makan minyak zaitun setiap hari bisa mengurangi bahaya terjadinya kanker payudara sampai pada kadar 45%.
Dr. Samût menegaskan bahwa gizi yang terkandung dalam minyak zaitun bisa memiliki pengaruh positif dalam melindungi tubuh dari kanker lambung dan mengurangi timbulnya penyakit tukak lambung.
Minyak Zaitun Mengurangi Kolesterol Berbahaya
Berbagai riset
membuktikan adanya fakta yang tidak menyi-sakan keraguan lagi, bahwa minyak
zaitun menurunkan total kadar kolesterol dan kolesterol berbahaya, tanpa
mengurangi kandungan kolesterol yang bermanfaat.
Minyak Zaitun Mengurangi Resiko Terjadinya
Penyumbatan (Trombosis) dan Penebalan (Arteriosklerosis) Pembuluh Darah
Dalam sebuah kajian yang
dipublikasikan pada bulan Desember tahun 1999 M di Majalah AMJ CLIN NUTRL para
peneliti menyatakan bahwa nutrisi yang kaya kandungan minyak zaitun bisa
mengurangi pengaruh negatif lemak dalam makanan terhadap terjadinya pembekuan
darah, dan selanjutnya mengu-rangi terjadinya penebalan pembuluh nadi jantung.
Minyak Zaitun Menurunkan Angka Kematian
Sebuah studi yang
dipublikasikan dalam majalah Lanst yang terkenal pada 20 Desember 1999 M,
menunjukkan bahwa negara paling miskin di Eropa, yaitu Albania, yang
berpenduduk muslim, memiliki keistimewaan sedikitnya angka kematian di sana.
Angka kematian di Albania di kalangan pria adalah 41 orang dari setiap 100.000
orang, separoh dari keadaan di Britania. Hal itu dipengaruhi oleh konsumsi
minyak zaitun dalam makanan para penduduk Albania.
Minyak Zaitun Mengurangi Pemakaian Obat-obatan
Penurun Tekanan Darah Tinggi
Sebuah studi yang
dilakukan oleh Dr. Aldovaroro di Universitas Napoli Italia dan dipublikasikan
dalam Majalah Archives of Internal Medicine, tanggal 27 Maret 2000 M, telah
diadakan studi terhadap 32 pasien yang terkena penyakit tekanan darah tinggi
dan mereka itu mengkonsumsi obat-obatan untuk darah tinggi.
Minyak Zaitun Mengurangi Serangan Kanker
Para peneliti menyatakan
bahwa sebab menurunnya rasio kematian akibat serangan kanker di Laut Putih
Tengah adalah karena makanan penduduk negeri tersebut mengandung minyak zaitun
sebagai sumber utama lemak, di samping mengandung sayur-sayuran, buah-buahan,
dan kol.
Minyak Zaitun Mencegah Timbulnya Kanker
Profesor Asman, Ketua
Akademi Studi Arteriosclerosis di Universitas Monstar, Jerman, dia merupakan
peneliti paling menonjol di dunia di bidang kedokteran dan arteriosclerosis, ia
berkata, “Pengkonsumsian minyak zaitun bisa melindungi tubuh dari serangan
sejumlah kanker lainnya, di antaranya kanker colon, kanker rahim, kanker
ovarium, sekalipun jumlah studi ini masih terlalu minim.”
Minyak Zaitun dan Kanker Payudara
Sebuah studi yang
dipublikasikan di bulan November 1995 dan dilakukan terhadap 2.564 wanita yang
terkena kanker payudara, menegaskan bahwa ada korelasi terbalik antara
kemungkinan terjadinya kanker payudara dengan pengkon-sumsian minyak zaitun,
dan bahwa banyak mengkonsumsi minyak zaitun memberikan andil dalam melindungi
seseorang dari serangan kanker payudara.
Minyak Zaitun dan Kanker Rahim
Majalah Kanker Britania
mempublikasikan di bulan Mei 1996 M sebuah studi yang dilakukan terhadap 145
wanita Yunani yang terkena kanker rahim. Para peneliti mengkorelasikan antara wanita-wanita
yang terkena kanker rahim tersebut dengan wanita-wanita yang banyak
mengkonsumsi minyak zaitun. Ternyata, para wanita yang mengkonsumsi minyak
zaitun lebih sedikit yang terkena kanker rahim. Di mana kemungkinan terjadinya
kanker pada mereka turun sampai 26%.
Minyak Zaitun dan Kanker Lambung
Sejumlah studi ilmiah
modern menunjukkan bahwa mengkonsumsi minyak zaitun secara teratur bisa
mengurangi terjadinya kanker lambung. Tapi masih diperlukan berbagai studi
ilmiah lanjutan mengenai hal ini.
Minyak Zaitun dan Kanker Colon
Ada juga beberapa studi
yang menunjukkan bahwa peng-konsumsian buah-buahan, sayur-sayuran, dan minyak
zaitun, memainkan peran penting dalam melindungi tubuh dari serangan kanker
colon.
Minyak Zaitun dan Kanker Kulit (Melanoma)
Majalah Dertmatdogg
Times edisi bulan Agustus 2000 M menyebutkan sebuah studi yang menunjukkan
bahwa meng-gunakan minyak zaitun setelah renang sebagai krim kulit dan
berjemur, akan melindungi terjadinya kanker kulit (melanoma).
Minyak Zaitun Mengurangi Timbulnya Tukak Lambung
Dr. Samût, dari
Universitas Harvard Amerika, menyampaikan sebuah studi di Kongres Terakhir
Organisasi Penyakit Sistem Pencernaan Amerika yang diadakan pada bulan Oktober
2000 M.
Minyak Zaitun Berkhasiat Seperti ASI
Dalam sebuah studi
modern yang dipublikasikan di bulan Februari 1996 M di Universitas Barcelona,
Spanyol, yang dilakukan terhadap empat puluh wanita yang menyusui, diambil
sampel ASI dari mereka. Para peneliti menemukan bahwa kebanyakan lemak yang
terkandung di dalam ASI termasuk jenis lemak yang berantai tunggal. Jenis lemak
ini dikategorikan sebagai lemak terbaik yang seharusnya dikonsumsi oleh
manusia, dan itulah jenis lemak yang terkenal terdapat dalam minyak zaitun.
Minyak Zaitun Mengurangi Peradangan Sendi
Majalah AMJ CLIN NUTR
edisi November 1999 M, mempu-blikasikan sebuah penelitian yang dilakukan
terhadap 145 pasien pengidap sakit persendian semacam arthritis di Yunani
Utara. Mereka dikorelasikan dengan 108 orang yang sehat. Dalam penelitian ini
terlihat bahwa pengkonsumsian minyak zaitun bisa memberikan andil dalam
melindungi tubuh dari terjadinya penya-kit ini.
Minyak Zaitun Membunuh Kutu Kepala
Beberapa studi yang
dilakukan di beberapa Universitas dan Akademi di Amerika, tentang kutu kepala,
menunjukkan bahwa penggunaan minyak zaitun sebagai minyak rambut yang terkena
kutu, dalam beberapa jam saja bisa membunuh kutu yang ada di kepala.(sumber)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar