Jumat, 29 Agustus 2014

Semua Cinta Termuara KarenaNya





Bismillah..

Semua aku mulai dengan memuji Rabbku. Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan kecintaan kepadaNya sebagai bukti ketaatan dan ketundukan seorang hamba kepadaNya. Mahasuci Allah yang membolak balikan hati kemudian menetapkan hati tersebut agar selalu berada dalam ketaan padaNya. Mahasuci Allah yang yang melebihkan orang yang mencintaiNya, mencintai Rosul dan kitabNya dari pada seluruh pencinta. Atas cintalah Allah memberikan fitrah kepada makhluq makhluqnya. Dengan cintalah jiwa manusia mendapat keberuntugan karena mendapat harapan yang besar berupa terhindar dari keinasaan dan menjadikan hidupnya tertuju pada satu titik penghambaan yang sempurna kepada Rabbnya. Dengan cinta juga seorang hamba bisa merengguk kelezatan iman, karena ridho kepada Allah sebagai Rabbnya, Islam sebagai agama, dan Muhammad sebagai rosul.

Aku bersaksi bahwa tiada illah yang berhaq disembah dengan benar melainkan Allah semata. Tidak ada sekutu baginya. Baginya kesempurnaaan Rububiyyah, Uluhiyyah dan Asma`wa siffah. Semua itu dibuktikan seorang hamba dengan memasrahkan diri karena bentuk kecintaan kepadanya, mengakui dan mensyukuri nikmatnya, mengharapkan rahmat dan ampunanNya, pasrah kepada daya dan upayaNya, hanya berlindung dan bermuara kepadaNya, dan tidak beralih dari penyembahan kepada selainNya.

Aku juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba da rosulNya. Beliau adalah sebaik baik makhluqnya, diutus untuk menyeru kepada iman, mengajak ke syurga, dan menuntun ke jalan yang lurus.Menyeru kepada yang ma`ruf dan mencegah kepada yang mungkar. Kehinaan bagi siapa saja yang berani melanggar perintahnya dan menambah nambahkan syariat yang dibawa olehnya. Tidak ada harapan untuk mengharapka pahala yang melimpahdan keselamatan dari adzab yang pedih kecuali bagi orang yang mengikuti jejak dibelakang beliau.

Sobat, semua dari kita makhluq yang Allah berikan cinta pada jiwa jiwa kita. Dan jiwa akan merasakan betapa manisnya cinta jika jiwa kita mengalirkan cinta ini mermuara pada satu titik kemuliaan yaitu cinta yang tertuju pada Ar-Rohman. Dengan apa ini diwujudkan? Ya! Dengan taqwa! Yaitu menjadikan dirimu selalu berusaha untuk memenuhi segala perintahnya dengan mentaatnya dalam segala betuk ibadah dan menghindari segala bentuk perbuatan yang menyebabkan amarah Rabbmu. Dan mencintai saudaranya karena Allah merupakan bentuk ibadah bahkan merupakan bentuk kesempurnaan iman. Tentang mencintai sahabatmu karena Allah..

Cinta karena Allah merupakan kesempurnaan iman. Seorang yang mencinta karena Allah ‘azza wajalla, dan merelakan diri dan hartanya  untuk segala hal yang urgen dalam segala perkara yang menyatakan bahwa dirinya mencintai saudaranya karena Allah, dan berusaha membantu segala kebutuhannya sebelum diminta dan mendahulukan kebutuhan saudaranya dari pada kebutuhan-kebutuhannya yang khusus, tidak membebaninya dengan sesuatu yang memberatkannya dan juga tidak membebani dirinya. Tidak mengomentari segala cacat yang ada pada dirinya, tidak bertengkar dengannya, tidak berdebat, tidak berburuk sangka kepadanya, tidak menjauhinya lebih dari tiga hari, tidak menyebar luaskan rahasia pribadinya, memanggilnya dengan nama yang paling disukainya, memberi pujian dari perilakunya yang terpuji, menolongnya baik dia dalam keadaan mendhzalimi atau terdhzalim, mendidiknya, menasihatinya dan mengarahkannya kepada segala sesuatu yang akan mendatangkan manfaat baginya didalam agama maupun kehidupan dunianya, menutupi dan memaafkan segala ketergelincirannya dan kelalaiannya, tidak memutuskan silaturrahim dan tidak menjauhinya, menjenguknya disaat dia sakit, meghiburnya saat dia terkena musibah, menerima setiap udzurnya, menetapi kecintaan kepadanya, melindungi dan berbuat ikhlas kepadanya, mendoakannya disaat dia hidup dan setelah dia meninggal dunia dengan segala yang dicintainya untuk dirinya sendiri.

قال رسول الله.
ان المتحابين لتري غرفهم في الجنة كالكوكب الطالع الشرقي اوالغربي فيقال من هؤلاء فيقال هؤلاء المتحابون في الله عزوجل

Artinya:
Sesungguhnya orang-orang yang saling mencintai, kamar-kamarnya di surga nanti terlihat seperti bintang yang muncul dari timur atau bintang barat yang berpijar. Lalu ada yang bertanya, “siapa mereka itu?, “mereka itu adalah orang-orang yang mencintai karena Allah ‘Azzawajalla. (HR. Ahmad).

Sobat.. 
Jika kita mencintai Allah dengan membuktikan kecintaan kita dengan ketaatan dan ketundukan kepadanya, Allah tidak akan menyianyiakan pahala orang yang berbuat baik. Termasuk kedalamnya bentuk kecintaanmu kepada saudaramu karena Allah dan bentuk amal sholihmu dengan tolong menolong dalam ketaatan. Yakinkan dirimu bahwa setiap kebaikan yang kamu lakukan ikhlas karena mengharap wajah Allah dan hari akhir, Allah pasti akan membalasnya dengan ganjaran yang berkali lipat. Dan yang paling indah adalah Allah akan mencintaimu.

Aku teringat dengan hadist ini..

عن أبي هريرة – رضي الله عنه – قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم - إن الله تعالى قال : من عادي لي وليا فقد آذنته بالحرب ، وما تقرب إلي عبدي بشيء أحب إلي مما افترضت عليه ، و لا يزال عبدي يتقرب إلي بالنوافل حتى أحبه ، فإذا أحببته كنت سمعه الذي سمع به و بصره الذي يبصر به ، و يده التي يبطش بها و رجله التي يمشي بها و لئن سألني لأعطينه ، و لئن استعاذني لأعيذنه - رواه البخاري

Terjemahan:

Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anh, ia berkata : Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam “Sesungguhnya Allah ta’ala telah berfirman : ‘Barang siapa memusuhi wali-Ku, maka sesungguhnya Aku menyatakan perang terhadapnya. Hamba-Ku senantiasa (bertaqorrub) mendekatkan diri kepada-Ku dengan suatu (perbuatan) yang Aku sukai seperti bila ia melakukan yang fardhu yang Aku perintahkan kepadanya. Hamba-Ku senantiasa (bertaqorrub) mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan-amalan sunah hingga Aku mencintainya. Jika Aku telah mencintainya, maka jadilah Aku sebagai pendengarannya yang ia gunakan untuk mendengar, sebagai penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, sebagai tangannya yang ia gunakan untuk memegang, sebagai kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Jika ia memohon sesuatu kepada-Ku, pasti Aku mengabulkannya dan jika ia memohon perlindungan, pasti akan Aku berikan kepadanya."
[Bukhari no. 6502]

Ibnu Daqiq Al-I’ed menjelaskan;

Kemudian kalimat, “Jika Aku telah mencintainya, maka jadilah Aku sebagai pendengarannya yang ia gunakan untuk mendengar, sebagai penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, sebagai tangannya yang ia gunakan untuk memegang, sebagai kakinya yang ia gunakan untuk berjalan” Hal ini merupakan tanda kecintaan Alloh terhadap orang yang dicintai-Nya, maksudnya orang itu tidak akan mau mendengar hal-hal yang dilarang oleh syari’at, tidak mau melihat hal-hal yang tidak dibenarkan oleh syari’at, tidak mau mengulurkan tangannya memegang sesuatu yang tidak dibenarkan oleh syari’at dan tidak mau melangkahkan kakinya kecuali hanya kepada hal-hal yang dibenarkan oleh syari’at. 

Nah.. mencintai saudaramu menjadi salah satu jalan untuk kamu meperoleh kecintaaan Allah. Saling mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran. Jadi, mulai sekarang, kita berusaha jadi pribadi yang saling mencintai karena Allah. Dan semoga kita termasuk hambanya yang sholeh yang dikumpulkan diakhirat nanti dengan orang orang yang saling mencintai karena Nya.. ~istajib ya Rabb..

Dan pada Akhirnya, semua cinta yang indah akan bermuara kepadaNya.. 




Referensi: Roudhah Al-Muhibbin wa Nuzahah Al-Musytaqin, Ibnu Qoyyim al Jauziyah
Mading FORSAN, 29 Agustus 2014, Rizky Lestari_Roisah Jami’yyatutholibah



Minggu, 27 Juli 2014

Happy I'ed Mubaarok

بسم الله الرحمن الرحيم

Kami mengucapkaann..

تقبل الله منا و منكم صيامنا و صيامكم كل عام و انتم بخير

Semoga Allah menerima amal amal kita di Ramadhan yang kemarin dan menjadikan kita hamba yang semakin bertaqwa setelah ramadhan ini..
Kiky dan yang lain juga minta maaf atas kesalahan kami selama jadi pembina..
syukron.... 
#FORSAN2014

Surat Kecil tuk Ramadhan

Surat Kecil Tuk Ramadhan


From: Hamba Allah
Dear, Ramadhan 1435 hijriyah
Segala puji hanya bagi Allah, kami memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya, kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diri-diri kami dan kejelekan amal perbuatan kami. Barangsiapa yang Allah beri petunjuk, maka tidak ada yang dapat menye-satkannya, dan barangsiapa yang Allah sesatkan, maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwasanya tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah saja, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwasanya Nabi Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya.

Ramadhan, engkau bulan yang ditunggu tunggu oleh suatu kaum yang mana hati mereka dipenuhi keimanan pada Rabb mereka. Engkau bulan yang paling ditunggu tunggu oleh hamba yang merindukan ampunan dan perjumpaan dengan Rabbnya kelak. Dimana setiap orang yang mempunyai iman dihatinya menyambutmu dengan penuh kabahagiaan. Bagaimana tidak wahai ramadhan? Engkau bulan yang diperintahkan didalamnya untuk berpuasa, mendirikan sholat malam, menghkatamkan Al-Quran. Dan yang paling indah adalah Allah melimpahkan ampunan yang luas bagi hamba hambanya berpuasa dengan keimanan yang jujur dan mengharap pahala disisiNya. Tidak hanya itu, Allah juga menurunkan suatu malam (LailatulQodr) yang beribadah pada malam itu setara dengan seribu bulan. Dan masih banyak lagi keutamaan mu wahai ramadhan, engkau spesial!

Tapi aku baru sadar…………….. Engkau akan pergi sebentarlagi………….

Engkau pergi meninggalkan hamba hamba Allah yang menginginkan ampunan dan syurgaNya. Semua mu’min menginginkan semua bulan istimiwa sepertimu. Semua malam diisi dengan ibadah sholat, tilawah, mengankat tangan sambil meneteskan airmata untuk bermunajat pada Allah. Ribuan bahkan jutaan kaum muslimin memenuhi masjid majid untuk beri’tikaf dengan niat yang amat mulia. Orang orang yang tau apa tujuan hidupnya didunia ini.. untuk beribadah dan jadi seutuhnya hamba Ar-rohman. Syahru as-shiyaam.. syaru al-qiyaam..  tegakah engkau meninggalkan kami??

Semua terasa cepat berlalu. Hari ied yang banyak orang sibuk untuk mempersiapkannya beberapa menit lagi akan tiba. Tapi aku baru tersadar akan kesibukan dunia yang selama ini banyak diprioritaskan membuat hati itu hambar. Hati yang harusnya menangis, menangis karena tidak tau apa ia akan diberi kesempatan oleh Allah bertemu denganmu ditahun depan atau tidak. Hati yang disibukan oleh dunia terasa hambar. Hambar dari keimanan karena diliputi angan angan dunia. Hati yang selama ramadhan ini meninggalkan Al-Qura’n bahkan berkecamuk oleh kemaksiatan. Sungguh! Hati hati itu tidak tau, apakah hati itu masih bernyawa dihari ied esok atau tidak!

Sekarang hanya doa dan husnudzon pada Rabbku agar Allah menerima amalan amalan kita dibulan yang penuh berkah ini, aku dan seluruh kaum muslimin... Agar kita bisa berjumpa dengan ramadhan selanjutnya. Tujuan ramadhan kami sebagai kaum muslimin tidak lain untuk menjadi hamba yang bertaqwa pada Rabb kami. Ramadhan.. engkau sebagai sarana untuk memacu diri kami lebih baik lagi. Agar kedepannya kami lebih dekat dengan puasa sunnah, sholat malam, dan kami lebih dekat dengan Al-qura’n. Yang terpenting adalah kami menjadi hamba Ar-rahman yang bertaqwa.

Yaa Rabb.. Sampaikan lah umur kami pada ramadhan selanjutnya..
Tanamkanlah ketaqwaan yang engkau janjikan pada orang orang yang berpuasa..
Lindungilah kaum muslimin yang mengaharapkan ampunan dan syurgamu pada ramadhan kali ini..
Dan kumpulkanlah kami disyurgaMu dengan orang orang yang bertaqwa..
Bersua dengan Ar-Rahman dengan penuh salam dan kebahagiaan..
Selamat tinggal ramadhan kami……
Sungguh, kami merindukan mu…..

تقبل الله منا و منكم صيامنا و صيامكم كل عام و انتم بخير
happy ied al-mubarok..
29 Romadhon 1435H di post-kan satu jam sebelum syawal..

Jumat, 18 Juli 2014

Surat Dari gaza


Untuk saudaraku di Indonesia,

Saya tidak tahu, mengapa saya harus menulis dan mengirim surat ini untuk kalian di Indonesia, Namun jika kalian tetap bertanya kepadaku, kenapa? Mungkin satu-satunya jawaban yang saya miliki Adalah karena Negeri kalian berpenduduk muslim terbanyak di punggung bumi ini, bukan demikian saudaraku?

Disaat saya menunaikan ibadah haji beberapa tahun silam, ketika pulang dari melempar jumrah, saya sempat berkenalan dengan salah seorang aktivis da'wah dari Jama'ah haji asal Indonesia, dia mengatakan kepadaku, setiap tahun musim haji ada sekitar 205 ribu jama'ah haji berasal dari Indonesia datang ke Baitullah ini. Wah, sungguh jumlah angka yang sangat fantastis dan membuat saya berdecak kagum.

Lalu saya mengatakan kepadanya, saudaraku, jika jumlah jama'ah Haji asal GAZA sejak tahun 1987 Sampai sekarang digabung, itu belum bisa menyamai jumlah jama'ah haji dari negeri kalian dalam satu musim haji saja. Padahal jarak tempat kami ke Baitullah lebih dekat dibanding kalian yah?. wah, pasti uang kalian sangat banyak yah?, apalagi menurut sahabatku itu ada 5% dari rombongan tersebut yang menunaikan ibadah haji untuk yang kedua kalinya, Subhanallah.

Wahai saudaraku di Indonesia,
Pernah saya berkhayal dalam hati, kenapa saya dan kami yang ada di GAZA ini, tidak dilahirkan di negeri kalian saja. Wah, pasti sangat indah dan mengagumkan yah?. Negeri kalian aman, kaya dan subur, setidaknya itu yang saya ketahui Tentang negeri kalian.

Pasti para ibu-ibu disana amat mudah menyusui bayi-bayinya, susu formula bayi pasti dengan mudah kalian dapatkan di toko-toko dan para wanita hamil kalian mungkin dengan mudah bersalin di rumah sakit yang mereka inginkan.

Ini yang membuatku iri kepadamu saudaraku tidak seperti di negeri kami ini, saudaraku, anak-anak bayi kami lahir di tenda-tenda pengungsian. Bahkan tidak jarang tentara Israel menahan mobil ambulance yang akan mengantarkan istri kami Melahirkan di rumah sakit yang lebih lengkap alatnya di daerah Rafah, Sehingga istri-istri kami terpaksa melahirkan diatas mobil, yah diatas mobil saudaraku!.

Susu formula bayi adalah barang yang langka di GAZA sejak kami di blokade 2tahun lalu, namun isteri kami tetap menyusui bayi-bayinya dan menyapihnya hingga dua tahun lamanya, walau terkadang untuk memperlancar ASI mereka, isteri kami rela minum air rendaman gandum.

Namun, mengapa di negeri kalian, katanya tidak sedikit kasus pembuangan bayi yang tidak jelas siapa ayah dan ibunya, terkadang ditemukan mati di parit-parit, di selokan-selokan dan di tempat sampah, itu yang kami dapat dari informasi televisi.

Dan yang membuat saya terkejut dan merinding, ternyata negeri kalian adalah negeri yang tertinggi kasus Abortusnya untuk wilayah ASIA, Astaghfirullah. Ada apa dengan kalian? Apakah karena di negeri kalian tidak ada konflik bersenjata seperti kami disini, sehingga orang bisa melakukan hal hina tersebut?, sepertinya kalian belum menghargai arti sebuah nyawa bagi kami di sini.

Memang hampir setiap hari di GAZA sejak penyerangan Israel, kami menyaksikan bayi-bayi kami mati, Namun, bukanlah diselokan-selokan, atau got-got apalagi ditempat sampah? saudaraku! Mereka mati syahid, saudaraku! mati syahid, karena serangan roket tentara Israel!


Kami temukan mereka tak bernyawa lagi dipangkuan ibunya, di bawah puing-puing bangunan rumah kami yang hancur oleh serangan roket tentara Zionis Israel, Saudaraku, bagi kami nilai seorang bayi adalah Aset perjuangan perlawanan kami terhadap penjajah Yahudi. Mereka adalah mata rantai yang akan menyambung perjuangan kami memerdekakan Negeri ini.

Perlu kalian ketahui, sejak serangan Israel tanggal 27 desember (2009) kemarin, Saudara-saudara kami yang syahid sampai 1400 orang, 600 diantaranya adalah anak-anak kami, namun sejak penyerangan itu pula sampai hari ini, kami menyambut lahirnya 3000 bayi baru Dijalur Gaza, dan Subhanallah kebanyakan mereka adalah anak laki-laki dan banyak yang kembar, Allahu Akbar!

Wahai saudaraku di Indonesia,
Negeri kalian subur dan makmur, tanaman apa saja yang kalian tanam akan tumbuh dan berbuah, namun kenapa di negeri kalian masih ada bayi yang kekurangan gizi, menderita busung lapar. Apa karena kalian sulit mencari rezki disana? apa negeri kalian sedang di blokade juga?

Perlu kalian ketahui, saudaraku, tidak ada satupun bayi di Gaza yang menderita kekurangan gizi apalagi sampai mati kelaparan, walau sudah lama kami diblokade.

Kalian terlalu manja! Saya adalah pegawai Tata Usaha di kantor pemerintahan Hamas Sudah 7 bulan ini, gaji bulanan belum saya terima, tapi Allah SWT yang akan mencukupkan rezki untuk kami.

Perlu kalian ketahui pula, bulan ini saja ada sekitar 300 pasang pemuda baru saja melangsungkan pernikahan. Yah, mereka menikah di sela-sela serangan agresi Israel, Mereka mengucapkan akad nikah, diantara bunyi letupan bom dan peluru saudaraku.

Dan Perdana menteri kami, yaitu Ust Isma'il Haniya memberikan santunan awal pernikahan bagi semua keluarga baru tersebut.

Wahai Saudaraku di Indonesia,
Terkadang saya pun iri, seandainya saya bisa merasakan pengajian atau halaqoh pembinaan Di Negeri antum, seperti yang diceritakan teman saya tersebut, program pengajian kalian pasti bagus bukan, banyak kitab mungkin yang telah kalian baca, dan buku-buku pasti kalian telah lahap, kalian pun sangat bersemangat bukan, itu karena kalian punya waktu.

Kami tidak memiliki waktu yang banyak disini wahai saudaraku. Satu jam, yah satu jam itu adalah waktu yang dipatok untuk kami disini untuk halaqoh, setelah itu kami harus terjun langsung ke lapanagn jihad, sesuai dengan tugas yang Telah diberikan kepada kami.

Kami di sini sangat menanti-nantikan hari halaqoh tersebut walau cuma satu jam saudaraku, tentu kalian lebih bersyukur, kalian lebih punya waktu untuk menegakkan rukun-rukun halaqoh, Seperti ta'aruf, tafahum dan takaful di sana.

Hafalan antum pasti lebih banyak dari kami, Semua pegawai dan pejuang Hamas di sini wajib menghapal surat al anfaal sebagai nyanyian perang kami, saya menghapal di sela-sela waktu istirahat perang, bagaimana Dengan kalian?

Akhir desember kemarin, saya menghadiri acara wisuda penamatan hafalan 30 juz anakku yang pertama, ia diantara 1000 anak yang tahun ini menghapal al-qur'an, umurnya baru 10 tahun, saya yakin anak-anak kalian jauh lebih cepat menghapal al-quran ketimbang anak-anak kami disini, di Gaza tidak ada SDIT seperti di tempat kalian, yang menyebar seperti jamur sekarang.

Mereka belajar di antara puing-puing reruntuhan gedung yang hancur, yang tanahnya sudah diratakan, diatasnya diberi beberapa helai daun pohon kurma, yah di tempat itulah mereka belajar saudaraku, bunyi suara setoran hafalan al-quran mereka bergemuruh diantara bunyi-bunyi senapan tentara Israel? Ayat-ayat Jihad paling cepat mereka hafal, karena memang didepan mereka tafsirnya. Langsung Mereka rasakan.

Wahai Saudaraku di Indonesia,
Oh, iya, kami harus berterima kasih kepada kalian semua, melihat aksi solidaritas yang kalian perlihatkan kepada masyarakat dunia, kami menyaksikan demo-demo kalian disini. Subhanallah, kami sangat terhibur, karena kalian juga merasakan apa yang kami rasakan disini.

Memang banyak masyarakat dunia yang menangisi kami di sini, termasuk kalian di Indonesia. Namun, bukan tangisan kalian yang kami butuhkan saudaraku biarlah butiran air matamu adalah catatan bukti nanti di akhirat yang dicatat Allah sebagai bukti ukhuwah kalian kepada kami. Doa-doa kalian dan dana kalian telah kami rasakan manfaatnya.

Oh, iya hari semakin larut, sebentar lagi adalah giliran saya Untuk menjaga kantor, tugasku untuk menunggu jika ada telepon dan fax yang masuk Insya Allah, nanti saya ingin sambung dengan surat yang lain lagi Salam untuk semua pejuang-pejuang islam di Indonesia.



Akhhuka…..Abdullah ( Gaza City ..1430 H)

Shared By Catatan Catatan Islami Pages 

Our Dream


Bismillah..

Sekitar satu bulan lagi tugas akan dikumpulkan. Tugas apa? Bikin karya tulis yang insyaAllah akan dicetak dan dibukukan. Dengan penuh semangat kami dari moveonteam.blogspot.com akan segera merampungkan tugas tersebut. Kami terus yakin dan berdoa agar tulisan kami dibukukan dan menjadi karyatulis kelompok yang paling baik. Sebenernya kerangka buku dan pembagian tugas sudah terlaksana. Akan tertapi sedikit terhambat oleh berbagai kendala.

Sedikit tambahan..

Berhubung kami dari moveonteam.blogspot.com selaku penulis. Tema yang kami bawakan adalah tentang bagaimana kiat kiat seorang muslim meraih masa depan nya. Tema yang cocok karena kami dikelas 12 IPA1 ini sebentar lagi akan memilih “Jadi apa kita nanti?” boleh lah kami tumpahkan sedikit lampiran cita cita kami yang insyaAllah tertera dibuku karya kami.

Mungkin ini bias menjadi gambaran untuk para pembaca yang sedang bingung “Jadi apa kita nanti?”. Kita harus selalu yakin, usaha, doa, dan tawakkal. Mulai dari sekarang!

Dan cita cita kami adalah:

Rizky Lestari: Ahli pendidikan. Karena aku ingin memperbaiki pendidikan dinegriku ini. Aku akan mendidik generasi muda agar negri ini punya penerus yang beriman dan berilmu. Aku ingin menjadi ahli dan peneliti. Sebenarnya aku ngefans banget sama dokter. Dan cita citaku jadi dokter belum tergantikan. Dokter apadulu nih? Dokter HATI (pendakwah dan penyeru pada tauhid.)

Ririn Fitrina Yanuari: Bidan, Dokter, Pengusaha. Karena Ririn ingin membantu para wanita melahirkan banyak generasi muslim yang sholeh dan bertauhid. Dia juga ingin membangun panti asuhan yang insyaAllah tersedia untuk yatim piatu yang ingin menuntut ilmu disana.~semoga cita citamu tercapai ya ririn! Semoga Allah memberkahimu

Rahma Mutia Arddin: Ahli agama. Ummu faqih ini ingin menjadi orang yang faqih. Yang senantiasa beramal dengan ilmu dan mengajak orang untuk bertauhid pada Allah. Ia ingin menjadi muslimah seutuhnya yang bias menjadi guru untuk anak anaknya dan ummat ini kelak.~semoga kamu selalu dalam lindungan dan rahmat Allah rahma!

Vivia Riani Novi: Ahli agama, bahasa, dan pengusaha. Vivia ingin jadi ahli agama prinsipnya sama seperti rahma. Dia juga lumayan pinter tehnologi. Vivia ingin mengajarkan bahasa yang paling ia suka yaitu bahasa arab pada ummat melalui internet ini.~sukses selalu ya vi! Semoga Allah mengabulkan cita citamu kawan.

Sarah Aryani: Dokter kandungan. saryan pinter banget biologi salut banget. Dia pengen banget yang namanya jadi dokter buat nolong muslimah lain diindonesia ini. Apalagi dokter kandungan yang cewe jarang. ~semoga Allah memudahkanmu untuk menggapai cita citamu ses^^

Dan cita cita tertinggi kami adalah… mendapatkan syurga Allah dan bersua denganNya dengan penuh kebahagiaan.. Amiin..

Ya mungkin ini yang bisa moveonteam.blogspot.com lampirkan. Doa kan kami agar tugas ini cepat terselesaikan dan kami bisa menggapai cita cita kami ya sobat blogger. Assalaamua’laikum..
~RizkyLestari





Kamis, 17 Juli 2014

Karena Aku Sayang Kamu


Memang masa remaja itu masa yang indah. Secara aku seorang gadis umur 16 tahun yang bentar lagi seventeen. Aku ngerasain banget bedanya aku dari jaman SD ke SMP yang mulai nambah aneh lagi mau ke SMA pas kelas 9. Masa pertama yang berlanjut sampe sekarang kelas 12. Disitu aku ngerasain bener yang namanya jatuh cinta. Aku jujur ini perasaan aneh yang indah tapi gimana lagi coba? Disaat temen temen udah pada punya gandengan. Aku gimana ya? Beruntung nya aku Alhamdulillah. Mungkin dia gak tau sampe sekarang. Aku juga berhasil ngumpetin perasaan aku selama 3 thn ini. Kalian tau gak, kenapa aku bisa nyembunyiin ini tanpa aku ungkapin? Dan aku gak pacaran? Aku punya prinsip. Prinsip yang bener bener akurat. Ikuti artikel ini sampai selesai yaa..

Saat itu aku masih ngerasa kecil. Masih anak anak yang sukanya maen, ngebolang sama siapa aja, makanya aneh kan klo ane jatuh cinta. Aku punya temen ikhwan, yaa semuanya aku anggep temen, tapi ada yang special makanya aku ngerasa aneh. Buktinya ada ikhwan, yaa disa dibilang beberapa yang SKSD caper lah sampe nembak aku. Aku gak grubris, dan aku gak respon. Brati si cowo itu udah ngakuin kalo dia bukan orang baik. Dan aku emang masih kecil dan yang paling utama aku punya prinsip ini dari aku kecil. Apa coba?

Allah berfirman dalam surat An nur ayat 26 “Perempuan perempuan yang keji untuk laki laki yang keji, dan laki laki yang keji untuk perempuan yang keji pula, sedangkan perempuan perempuan yang baik untuk laki laki yang baik, dan laki laki yang baik untuk perempuan perempuan yang baik pula. Mereka itu bersih dari pa yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia (syurga).” Dari situ aku paham banget. Ngapain aku harus nunggu sesuatu yang buruk dan otomatis ntar aku jadi buruk juga?! Mending perbaiki diri dari sekarang menunggu sidia yang baik dan hadiah yang mulia dari Allah. Ya gak?! Setuju kan?!  

Semua itu ada aja cobaannyaaa…..

Disaat aku reonian dan make baju kegedean sementara aku lihat yang lain seperti ituu*pcrn & make baju gitu+paris nerawang* aku sebagai cewe normal ya kepengen juga kaya mereka. keliatan anak SMA, gaul lah apa lah. Tapi aku bersyukur aku gak kaya gitu dan gak pernah yang namanya pacaran selama aku hidup didunia ini. Aku ngerasa dengan ini Allah sayang dan selalu ngejaga aku. Aku bukan orang yang polos, lugu, gak tau apa apa tentang pergaulan. Oke, aku maen dan interaksi sama siapa aja karna aku makhluq social. Entah itu ikhwan atau akhwat. Tapi inget BATASAN! Jangan kebablasan karena ngikutin hawa nafsu sendiri. Belom tentu syaiton gak ikut serta. Pasti lah syaiton gak mau sendirian di adzab. Percaya sama janji Allah di surat An-Nur ngebuat aku jadi lebih teguh untuk 100% nolak yang namanya pacaran. Inget firman Allah “…Tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikan (iman) itu indah dihati kamu, serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. Mereka itulah yang mengikuti jalan yang lurus. Sebagai karunia dan nikmat dari Allah. Dan Allah maha mengetahui dan maha bijaksana.” (Al-Hujurat:7-8)

Sahabat.. coba deh kita renungkan. Kita pantas bersyukur kepada Allah karena nikmat iman yang Allah kasih ke kita. Allah gak sembarang ngasih hidayah ‘barang siapa yang Allah sesatkan maka tidak ada yang mampu memberinya hidayah dan barang siapa yang Allah beri hidayah maka tidak akan Ada yang mampu menyesatkannya’ . Makanya kita harus bersyukur karena iman ini. Sebesar besarnya nikmat yang Allah kasih ke makhluqnya adalah keimanan. Menjadikan keimanan itu indah dihati orang muslim, dan menjadikan rasa benci untuk kekafiran, kefasikan, dan kemaksiatan. Sobat, ini merupakan nikmat dari Allah. Allah pengen kita mengikuti jalan yang lurus. Yang kita mohon setiap kita sholat. Bukan begitu sobat??

Trus gimana tentang pacaran? Pasti kalian tau kan? Allah melarang kita mendakati zina. Ya salah satunya cara mendekatinya apalagi klo bukan pacaran? Aku bukan orang yang gak tau gimana pergaulan sekarang *walau anak pesantren* aku tau orang yang gak pacaran aja udah bisa saling pegangan and sentuhan secara bebas apa lagi pacaran?! Kalian lebih tau laah. Trus, sampai kapan kita mau melanggar larangan Allah? Sobat.. Sampai kapan kita mau bermaksiad pada Rabbula’lamin?  Sampai kapan? Apa yang akan kita katakan nanti dengan ilmu yang kita miliki yang nanti pada hari pembalasan menghujjah kita dihadapan Rabbula’lamin?  Kita mau jawab apa? Sementara gak ada jalan tengah. Hanya syurga dan nerakaNya yang tersedia…*jujur, ini ditulis dengan airmata*

Kamu tau lebihnya pacaran? Lebih lebihnya pacaran akan terjerumus ke dalam zina. Banyak sekarang anak SMA yang udah hamil diluar nikah. Dan kamu tau? Allah cemburu! Karena orang itu lebih mencintai manusia yang hina dibanding Rabb yang telah menciptakannya. Dia lebih memilih rayuan buaya laki laki yang bajingan itu dan melupakan perintah Rabbnya untuk mengindari zina. Kenapa tidak dihalalkan saja dengan kalimat Allah (ijabqobul)? Pernikahan itu dicintai Allah karena apa? Karena seseorang hamba menyempurnakan setengah agamanya dengan kalimat Allah. Berarti dia telah membuktikan kecintaan nya pada Rabbnya lebih besar dari pada kecintaan pada wanita yang ingin dia nikahi.

Sahabat ku… sadarlah! Apa kamu ingin mengorbankan agamu untuk laki laki atau perempuan yang membawamu ke jurang kehancuran? Tidak wahai akhi/ukhti karim.. jangan sekali kali kita lancang pada Rabb pencipta langit dan bumi! Berhati hatilah jika kita terbiasa menikmati sesuatu yang Allah haramkan maka bersiaplah! Allah akan mencabut kenikmatan pada hal hal yang Allah halalkan. Bersabarlah! Nikah itu jalan yang halal. Tapi kenapa mengakhirkan hal ini padahal kamu butuh dan mampu?!

Sobat.. semua ini aku lampirkan karena aku sayang kalian. Aku mencintai kalian karena Allah, karena aku ingin kalian semua berada diatas ketaatan pada Allah. Aku teman kalian dan aku berhaq untuk menasihati kalian. Allah maha pengampun lagi maha penyayang sobat. RahmatNya sangaaat luas. Pintu taubat tidak akan tertutup sampai matahari terbit dari barat dan nyawa sampai di kerongkongan. Ayo kita jadi insan yang lebih baik lagi. Allah udah nyediain yang baik untuk si baik. Sobat, ayo kita bertaubat dan perbaiki diri kita masing masing dari sekarang.

Sekali lagi, aku mencintai untuk kalian sebagaimana yang aku cintai untuk diriku sendiri. Aku mencintai kalian karena Allah karena aku ingin kalian selalu berada di atas ketaatan padanya. Jazaakumullahukhairon ya akhi/ukhti al-kariim..

Jumat 18 juni, Ciangsana, Bogor, Selesai jam 00:55 Kiky Lestari

~ditulis dengan airmata

Ruang Pergaulan Terdidik


Pemateri: #BaruCitacitaYaa.. Rizky Lestari,S.Pd  (Alumnus ponpes tarbiyatul mua’llimin wal mua’llimaat Al islami Hidayatunnajah – dan ponpes MA An najiyah, melanjutkan Srata-1 di Universitas Pendidikan Indonesia, fakultas Pendidikan. Sekarang menjabat sebagai ketua tim inti penyusun kurikulum Indonesia).
Tema: Ruang Pergaulan Remaja Terdidik

            Semua dari mahluk social seperti kita tidak bisa terlepas dari pergaulan. Interaksi pertama yang dilihat oleh setiap anak adalah rumah dan lingkungannya. Semua terekam dibenak seseorang dan menjadi gambaran kehidupannya. Jiwa anak yang masih lentur sedikit sedikit mulai terbentuk, tersusun sesuai apa yang ia tangkap dari rumah dan lingkungannya.

            Kini, anak itu tumbuh seiring berlalunya waktu, menjadi pribadi yang dipenuhi oleh masa barunya yang asing. Yang ia anggap ini adalah masa terindahnya. Yaa dia kini seorang remaja. Lantas, apa dan siapa yang terekam dibenaknya dan kini telah menjadi jiwanya? Semua pasti berharap aliran kebaikan. Apakah realita membantah hal itu? Pergaulan dan pendidikan menjawab satu demi satu pertanyaan ini.

            Realita yang terjadi kini sugguh hancur, hati mana yang tega mendengar media tentang realita remaja zaman ini yang hancur? Hati mana yang tidak menjerit mendengar kaula muda emas, gemilang penuh prestasi kehilangan kehormatannya? Pergaulan bertanggung jawab atas semua itu. Sosok yang terekam dan mewatak dibenak para remaja harus bertanggung jawab atas semua itu! Rumah tempat ia pulang dan menangis, orang tua yang memberi dan memfasilitasinya dengan kebebasan karena kesibukan, media masa yang menanamkan kerusakan disetiap detiknya, dan teman.. teman yang menjadi karakternya saat ini, serta dirinya yang lugu dan nafsunya yang berkata.  Tapi mana sekarang semua itu? Lari hilang! Tinggal penyesalan dan kehancuran kini yang menghantui remaja malang itu. Psikologisnya tertekan, aborsi atau bunuh diri? sekarang dia gila, jiwanya sakit. Kasihan sekali.

 Oleh karena itu, masihkah kita sebagai remaja normal tertarik dengan “free sex”? yang sekarang disebut dan digembor gemborkan oleh yahudi dengan sebutan “freedom”? tragis bukan? Semua ini butuh peranan banyak pihak. Terutama peranan dirinya sendiri, orang tua, teman dan guru.

Masa indah dan penuh dengan gejolak nafsu pada remaja harus diredakan dengan penjagaan diri, pandangan, dan hati. Remaja harus mengenal agamanya dengan lurus, mendekatkan diri dengan Rabbnya dan mencintai nabinya. Kemudian islam akan menjaga kehormatannya. Islam mewarnai karakter remaja dan akan tumbuh menjadi pribad musim yang baik. Kemudian tugas orang tua dalam membimbing dan menjadi sosok pertama yang harus mengetahui perkembangan anaknya. Orang pertama yang harus menanamkan kerakter berjiwa muslim yang baik, menjaganya, memantaunya dan terus menasihatinya. Factor terpenting selanjutnya adalah teman. Selain interaksi remaja dirumah, pasti ia juga banyak berinteraksi dengan temannya. Remaja harus pintar pintar memilih teman, dan dilingkungan apa ia biasa bergaul. Sebagian sekolah tidak memperdulikan pergaulan, hanya menggembor gemborkan kalimat “tembus perguruan tinggi negri faforit” tanpa memperdulikan siswa didiknya menjadi pribadi muslim yang sholih. Guru yang seharusnya menjadi pendidik, kini hanya mengejar materi dan lupa untuk mengajarkan akhlaq. Tidak banyak sekolah yang memperhatikan hal ini. Hanya sebagian kecil saja, seperti di lingkungan pesanren. Selain pendidikan yang kondusif dan sistematis, pendidikan berkarakter dibangun dipesantren. Sebagai pelajaran yang saya ambil dari pengalaman saya  belajar 6 tahun mondok, terbukti belajar di pesantren lebih efektif daripada harus belajar disekolah negri. Bukan hanya mengejar dunia, tapi diajarkan pelajaran yang jauh lebih mulia, mengejar syurga milik Rabb kita dan bersua dengan Allah disyurga nanti, amiiin. Harapan yang paling mulia yang dimiliki oleh setiap muslim. Lingkungan yang baik, pengajar dengan jiwa pendidik dan berkompeten dibidangnya, serta teman yang mengajaknya dan setia menemaninya dalam keadaan taat pada Allah. Itu nilai lebih yang sangat ditekankan di pesantren.

Oleh karena itu, banyak yang harus kita perbaiki dalam system pendidikan di negri kita tercinta ini. Bukan hanya KBM tapi, tarbiyah lebih luas dari itu. Menjaga kehormatan, menjaga pandangan dan menjaga hati, suatu kebutuhan pokok. Dan selalu berdoa pada Allah, Rabb kita semua, agar kita menjadi remaja dan pribadi muslim yang selalu menjaga kehormatannya. Semoga pembahasan pada pertemuan kali ini bermanfaat untuk kita, remaja muslim Indonesia yang sekarang sedang menyimak acara ini, khususnya untuk saya sendiri. Mungkin cukup sekian dari saya, atas perhatiannya saya ucapan jazakunnAllah khair. Assalaamua’laikumwarohmatullahiwabarokaatuh…………………………


REMAJA GEMILANG INDONESIA!! GANBATTE!!  o\^_^/o


About