Surat Kecil Tuk Ramadhan
From: Hamba Allah
Dear, Ramadhan 1435 hijriyah
Segala puji hanya bagi Allah, kami memuji-Nya,
memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya, kami berlindung kepada Allah dari
kejahatan diri-diri kami dan kejelekan amal perbuatan kami. Barangsiapa yang
Allah beri petunjuk, maka tidak ada yang dapat menye-satkannya, dan barangsiapa
yang Allah sesatkan, maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk. Aku
bersaksi bahwasanya tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi dengan benar
kecuali Allah saja, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwasanya Nabi
Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya.
Ramadhan, engkau bulan yang ditunggu tunggu oleh suatu kaum yang
mana hati mereka dipenuhi keimanan pada Rabb mereka. Engkau bulan yang paling
ditunggu tunggu oleh hamba yang merindukan ampunan dan perjumpaan dengan
Rabbnya kelak. Dimana setiap orang yang mempunyai iman dihatinya menyambutmu
dengan penuh kabahagiaan. Bagaimana tidak wahai ramadhan? Engkau bulan yang
diperintahkan didalamnya untuk berpuasa, mendirikan sholat malam, menghkatamkan
Al-Quran. Dan yang paling indah adalah Allah melimpahkan ampunan yang luas bagi
hamba hambanya berpuasa dengan keimanan yang jujur dan mengharap pahala
disisiNya. Tidak hanya itu, Allah juga menurunkan suatu malam (LailatulQodr) yang
beribadah pada malam itu setara dengan seribu bulan. Dan masih banyak lagi
keutamaan mu wahai ramadhan, engkau spesial!
Tapi aku baru sadar…………….. Engkau akan pergi sebentarlagi………….
Engkau pergi meninggalkan hamba hamba Allah yang menginginkan ampunan
dan syurgaNya. Semua mu’min menginginkan semua bulan istimiwa sepertimu. Semua malam
diisi dengan ibadah sholat, tilawah, mengankat tangan sambil meneteskan airmata
untuk bermunajat pada Allah. Ribuan bahkan jutaan kaum muslimin memenuhi
masjid majid untuk beri’tikaf dengan niat yang amat mulia. Orang orang yang tau
apa tujuan hidupnya didunia ini.. untuk beribadah dan jadi seutuhnya hamba
Ar-rohman. Syahru as-shiyaam.. syaru al-qiyaam.. tegakah engkau meninggalkan kami??
Semua terasa cepat berlalu. Hari ied yang banyak orang sibuk untuk
mempersiapkannya beberapa menit lagi akan tiba. Tapi aku baru tersadar akan
kesibukan dunia yang selama ini banyak diprioritaskan membuat hati itu hambar. Hati
yang harusnya menangis, menangis karena tidak tau apa ia akan diberi kesempatan
oleh Allah bertemu denganmu ditahun depan atau tidak. Hati yang disibukan oleh
dunia terasa hambar. Hambar dari keimanan karena diliputi angan angan dunia. Hati
yang selama ramadhan ini meninggalkan Al-Qura’n bahkan berkecamuk oleh
kemaksiatan. Sungguh! Hati hati itu tidak tau, apakah hati itu masih bernyawa
dihari ied esok atau tidak!
Sekarang hanya doa dan husnudzon pada Rabbku agar Allah menerima
amalan amalan kita dibulan yang penuh berkah ini, aku dan seluruh kaum muslimin...
Agar kita bisa berjumpa dengan ramadhan selanjutnya. Tujuan ramadhan kami
sebagai kaum muslimin tidak lain untuk menjadi hamba yang bertaqwa pada Rabb
kami. Ramadhan.. engkau sebagai sarana untuk memacu diri kami lebih baik lagi. Agar
kedepannya kami lebih dekat dengan puasa sunnah, sholat malam, dan kami lebih
dekat dengan Al-qura’n. Yang terpenting adalah kami menjadi hamba Ar-rahman yang
bertaqwa.
Yaa Rabb.. Sampaikan lah umur kami pada ramadhan selanjutnya..
Tanamkanlah ketaqwaan yang engkau janjikan pada orang orang yang
berpuasa..
Lindungilah kaum muslimin yang mengaharapkan ampunan dan syurgamu
pada ramadhan kali ini..
Dan kumpulkanlah kami disyurgaMu dengan orang orang yang
bertaqwa..
Bersua dengan Ar-Rahman dengan penuh salam dan kebahagiaan..
Selamat tinggal ramadhan kami……
Sungguh, kami merindukan mu…..
تقبل الله منا و منكم صيامنا و صيامكم كل عام و انتم بخير
happy ied al-mubarok..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar