Memang masa remaja itu masa yang indah. Secara aku seorang
gadis umur 16 tahun yang bentar lagi seventeen. Aku ngerasain banget bedanya
aku dari jaman SD ke SMP yang mulai nambah aneh lagi mau ke SMA pas kelas 9. Masa pertama yang berlanjut sampe sekarang kelas 12. Disitu aku ngerasain bener yang namanya jatuh cinta. Aku jujur ini perasaan
aneh yang indah tapi gimana lagi coba? Disaat temen temen udah pada punya
gandengan. Aku gimana ya? Beruntung nya aku Alhamdulillah. Mungkin dia
gak tau sampe sekarang. Aku juga berhasil ngumpetin perasaan aku selama 3 thn
ini. Kalian tau gak, kenapa aku bisa nyembunyiin ini tanpa aku ungkapin? Dan
aku gak pacaran? Aku punya prinsip. Prinsip yang bener bener akurat. Ikuti
artikel ini sampai selesai yaa..
Saat itu aku masih ngerasa kecil. Masih anak anak yang
sukanya maen, ngebolang sama siapa aja, makanya aneh kan klo ane jatuh cinta. Aku
punya temen ikhwan, yaa semuanya aku anggep temen, tapi ada yang special
makanya aku ngerasa aneh. Buktinya ada ikhwan, yaa disa dibilang beberapa yang
SKSD caper lah sampe nembak aku. Aku gak grubris, dan aku gak respon. Brati si
cowo itu udah ngakuin kalo dia bukan orang baik. Dan aku emang masih kecil dan
yang paling utama aku punya prinsip ini dari aku kecil. Apa coba?
Allah berfirman dalam surat An nur ayat 26 “Perempuan
perempuan yang keji untuk laki laki yang keji, dan laki laki yang keji untuk
perempuan yang keji pula, sedangkan perempuan perempuan yang baik untuk laki
laki yang baik, dan laki laki yang baik untuk perempuan perempuan yang baik
pula. Mereka itu bersih dari pa yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh
ampunan dan rezeki yang mulia (syurga).” Dari situ aku paham banget. Ngapain aku
harus nunggu sesuatu yang buruk dan otomatis ntar aku jadi buruk juga?! Mending
perbaiki diri dari sekarang menunggu sidia yang baik dan hadiah yang mulia dari
Allah. Ya gak?! Setuju kan?!
Semua itu ada aja cobaannyaaa…..
Disaat aku reonian dan make baju kegedean sementara aku
lihat yang lain seperti ituu*pcrn & make baju gitu+paris nerawang* aku sebagai
cewe normal ya kepengen juga kaya mereka. keliatan anak SMA, gaul lah apa lah. Tapi aku bersyukur aku gak kaya gitu dan gak pernah
yang namanya pacaran selama aku hidup didunia ini. Aku ngerasa dengan ini Allah
sayang dan selalu ngejaga aku. Aku bukan orang yang polos, lugu, gak tau apa
apa tentang pergaulan. Oke, aku maen dan interaksi sama siapa aja karna aku
makhluq social. Entah itu ikhwan atau akhwat. Tapi inget BATASAN! Jangan
kebablasan karena ngikutin hawa nafsu sendiri. Belom tentu syaiton gak ikut
serta. Pasti lah syaiton gak mau sendirian di adzab. Percaya sama janji Allah
di surat An-Nur ngebuat aku jadi lebih teguh untuk 100% nolak yang namanya
pacaran. Inget firman Allah “…Tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada
keimanan dan menjadikan (iman) itu indah dihati kamu, serta menjadikan kamu
benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. Mereka itulah yang
mengikuti jalan yang lurus. Sebagai karunia dan nikmat dari Allah. Dan Allah
maha mengetahui dan maha bijaksana.” (Al-Hujurat:7-8)
Sahabat.. coba deh kita renungkan. Kita pantas bersyukur
kepada Allah karena nikmat iman yang Allah kasih ke kita. Allah gak sembarang
ngasih hidayah ‘barang siapa yang Allah sesatkan maka tidak ada yang mampu
memberinya hidayah dan barang siapa yang Allah beri hidayah maka tidak akan Ada
yang mampu menyesatkannya’ . Makanya kita harus bersyukur karena iman ini.
Sebesar besarnya nikmat yang Allah kasih ke makhluqnya adalah keimanan.
Menjadikan keimanan itu indah dihati orang muslim, dan menjadikan rasa benci
untuk kekafiran, kefasikan, dan kemaksiatan. Sobat, ini merupakan nikmat dari
Allah. Allah pengen kita mengikuti jalan yang lurus. Yang kita mohon setiap
kita sholat. Bukan begitu sobat??
Trus gimana tentang pacaran? Pasti kalian tau kan? Allah
melarang kita mendakati zina. Ya salah satunya cara mendekatinya apalagi klo
bukan pacaran? Aku bukan orang yang gak tau gimana pergaulan sekarang *walau
anak pesantren* aku tau orang yang gak pacaran aja udah bisa saling pegangan
and sentuhan secara bebas apa lagi pacaran?! Kalian lebih tau laah. Trus,
sampai kapan kita mau melanggar larangan Allah? Sobat.. Sampai kapan kita mau
bermaksiad pada Rabbula’lamin? Sampai
kapan? Apa yang akan kita katakan nanti dengan ilmu yang kita miliki yang nanti
pada hari pembalasan menghujjah kita dihadapan Rabbula’lamin? Kita mau jawab apa? Sementara gak ada jalan
tengah. Hanya syurga dan nerakaNya yang tersedia…*jujur, ini ditulis dengan
airmata*
Kamu tau lebihnya pacaran? Lebih lebihnya pacaran akan
terjerumus ke dalam zina. Banyak sekarang anak SMA yang udah hamil diluar
nikah. Dan kamu tau? Allah cemburu! Karena orang itu lebih mencintai manusia
yang hina dibanding Rabb yang telah menciptakannya. Dia lebih memilih rayuan
buaya laki laki yang bajingan itu dan melupakan perintah Rabbnya untuk
mengindari zina. Kenapa tidak dihalalkan saja dengan kalimat Allah (ijabqobul)?
Pernikahan itu dicintai Allah karena apa? Karena seseorang hamba menyempurnakan
setengah agamanya dengan kalimat Allah. Berarti dia telah membuktikan kecintaan
nya pada Rabbnya lebih besar dari pada kecintaan pada wanita yang ingin dia
nikahi.
Sahabat ku… sadarlah! Apa kamu ingin mengorbankan agamu
untuk laki laki atau perempuan yang membawamu ke jurang kehancuran? Tidak wahai
akhi/ukhti karim.. jangan sekali kali kita lancang pada Rabb pencipta langit
dan bumi! Berhati hatilah jika kita terbiasa menikmati sesuatu yang Allah
haramkan maka bersiaplah! Allah akan mencabut kenikmatan pada hal hal yang
Allah halalkan. Bersabarlah! Nikah itu jalan yang halal. Tapi kenapa mengakhirkan hal ini padahal kamu butuh dan mampu?!
Sobat.. semua ini aku lampirkan karena aku sayang kalian.
Aku mencintai kalian karena Allah, karena aku ingin kalian semua berada diatas
ketaatan pada Allah. Aku teman kalian dan aku berhaq untuk menasihati kalian.
Allah maha pengampun lagi maha penyayang sobat. RahmatNya sangaaat luas. Pintu
taubat tidak akan tertutup sampai matahari terbit dari barat dan nyawa sampai
di kerongkongan. Ayo kita jadi insan yang lebih baik lagi. Allah udah nyediain
yang baik untuk si baik. Sobat, ayo kita bertaubat dan perbaiki diri kita
masing masing dari sekarang.
Sekali lagi, aku mencintai untuk kalian sebagaimana yang aku
cintai untuk diriku sendiri. Aku mencintai kalian karena Allah karena aku ingin
kalian selalu berada di atas ketaatan padanya. Jazaakumullahukhairon ya
akhi/ukhti al-kariim..
Jumat 18 juni, Ciangsana, Bogor, Selesai jam 00:55 Kiky
Lestari
~ditulis dengan airmata


Keren ki... haha.. kalikali gtu bikin artikel tentang dulu waktu kite masih di HN.. jan lupa follback blog ane.. :D
BalasHapusHadza min fadhli Rabby.. oke siiip insyaAllah segera di share tentang kita dulu di hn^^ Punya wordpress gak ty?
BalasHapus