Kamis, 17 Juli 2014

Karena Aku Sayang Kamu


Memang masa remaja itu masa yang indah. Secara aku seorang gadis umur 16 tahun yang bentar lagi seventeen. Aku ngerasain banget bedanya aku dari jaman SD ke SMP yang mulai nambah aneh lagi mau ke SMA pas kelas 9. Masa pertama yang berlanjut sampe sekarang kelas 12. Disitu aku ngerasain bener yang namanya jatuh cinta. Aku jujur ini perasaan aneh yang indah tapi gimana lagi coba? Disaat temen temen udah pada punya gandengan. Aku gimana ya? Beruntung nya aku Alhamdulillah. Mungkin dia gak tau sampe sekarang. Aku juga berhasil ngumpetin perasaan aku selama 3 thn ini. Kalian tau gak, kenapa aku bisa nyembunyiin ini tanpa aku ungkapin? Dan aku gak pacaran? Aku punya prinsip. Prinsip yang bener bener akurat. Ikuti artikel ini sampai selesai yaa..

Saat itu aku masih ngerasa kecil. Masih anak anak yang sukanya maen, ngebolang sama siapa aja, makanya aneh kan klo ane jatuh cinta. Aku punya temen ikhwan, yaa semuanya aku anggep temen, tapi ada yang special makanya aku ngerasa aneh. Buktinya ada ikhwan, yaa disa dibilang beberapa yang SKSD caper lah sampe nembak aku. Aku gak grubris, dan aku gak respon. Brati si cowo itu udah ngakuin kalo dia bukan orang baik. Dan aku emang masih kecil dan yang paling utama aku punya prinsip ini dari aku kecil. Apa coba?

Allah berfirman dalam surat An nur ayat 26 “Perempuan perempuan yang keji untuk laki laki yang keji, dan laki laki yang keji untuk perempuan yang keji pula, sedangkan perempuan perempuan yang baik untuk laki laki yang baik, dan laki laki yang baik untuk perempuan perempuan yang baik pula. Mereka itu bersih dari pa yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia (syurga).” Dari situ aku paham banget. Ngapain aku harus nunggu sesuatu yang buruk dan otomatis ntar aku jadi buruk juga?! Mending perbaiki diri dari sekarang menunggu sidia yang baik dan hadiah yang mulia dari Allah. Ya gak?! Setuju kan?!  

Semua itu ada aja cobaannyaaa…..

Disaat aku reonian dan make baju kegedean sementara aku lihat yang lain seperti ituu*pcrn & make baju gitu+paris nerawang* aku sebagai cewe normal ya kepengen juga kaya mereka. keliatan anak SMA, gaul lah apa lah. Tapi aku bersyukur aku gak kaya gitu dan gak pernah yang namanya pacaran selama aku hidup didunia ini. Aku ngerasa dengan ini Allah sayang dan selalu ngejaga aku. Aku bukan orang yang polos, lugu, gak tau apa apa tentang pergaulan. Oke, aku maen dan interaksi sama siapa aja karna aku makhluq social. Entah itu ikhwan atau akhwat. Tapi inget BATASAN! Jangan kebablasan karena ngikutin hawa nafsu sendiri. Belom tentu syaiton gak ikut serta. Pasti lah syaiton gak mau sendirian di adzab. Percaya sama janji Allah di surat An-Nur ngebuat aku jadi lebih teguh untuk 100% nolak yang namanya pacaran. Inget firman Allah “…Tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikan (iman) itu indah dihati kamu, serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. Mereka itulah yang mengikuti jalan yang lurus. Sebagai karunia dan nikmat dari Allah. Dan Allah maha mengetahui dan maha bijaksana.” (Al-Hujurat:7-8)

Sahabat.. coba deh kita renungkan. Kita pantas bersyukur kepada Allah karena nikmat iman yang Allah kasih ke kita. Allah gak sembarang ngasih hidayah ‘barang siapa yang Allah sesatkan maka tidak ada yang mampu memberinya hidayah dan barang siapa yang Allah beri hidayah maka tidak akan Ada yang mampu menyesatkannya’ . Makanya kita harus bersyukur karena iman ini. Sebesar besarnya nikmat yang Allah kasih ke makhluqnya adalah keimanan. Menjadikan keimanan itu indah dihati orang muslim, dan menjadikan rasa benci untuk kekafiran, kefasikan, dan kemaksiatan. Sobat, ini merupakan nikmat dari Allah. Allah pengen kita mengikuti jalan yang lurus. Yang kita mohon setiap kita sholat. Bukan begitu sobat??

Trus gimana tentang pacaran? Pasti kalian tau kan? Allah melarang kita mendakati zina. Ya salah satunya cara mendekatinya apalagi klo bukan pacaran? Aku bukan orang yang gak tau gimana pergaulan sekarang *walau anak pesantren* aku tau orang yang gak pacaran aja udah bisa saling pegangan and sentuhan secara bebas apa lagi pacaran?! Kalian lebih tau laah. Trus, sampai kapan kita mau melanggar larangan Allah? Sobat.. Sampai kapan kita mau bermaksiad pada Rabbula’lamin?  Sampai kapan? Apa yang akan kita katakan nanti dengan ilmu yang kita miliki yang nanti pada hari pembalasan menghujjah kita dihadapan Rabbula’lamin?  Kita mau jawab apa? Sementara gak ada jalan tengah. Hanya syurga dan nerakaNya yang tersedia…*jujur, ini ditulis dengan airmata*

Kamu tau lebihnya pacaran? Lebih lebihnya pacaran akan terjerumus ke dalam zina. Banyak sekarang anak SMA yang udah hamil diluar nikah. Dan kamu tau? Allah cemburu! Karena orang itu lebih mencintai manusia yang hina dibanding Rabb yang telah menciptakannya. Dia lebih memilih rayuan buaya laki laki yang bajingan itu dan melupakan perintah Rabbnya untuk mengindari zina. Kenapa tidak dihalalkan saja dengan kalimat Allah (ijabqobul)? Pernikahan itu dicintai Allah karena apa? Karena seseorang hamba menyempurnakan setengah agamanya dengan kalimat Allah. Berarti dia telah membuktikan kecintaan nya pada Rabbnya lebih besar dari pada kecintaan pada wanita yang ingin dia nikahi.

Sahabat ku… sadarlah! Apa kamu ingin mengorbankan agamu untuk laki laki atau perempuan yang membawamu ke jurang kehancuran? Tidak wahai akhi/ukhti karim.. jangan sekali kali kita lancang pada Rabb pencipta langit dan bumi! Berhati hatilah jika kita terbiasa menikmati sesuatu yang Allah haramkan maka bersiaplah! Allah akan mencabut kenikmatan pada hal hal yang Allah halalkan. Bersabarlah! Nikah itu jalan yang halal. Tapi kenapa mengakhirkan hal ini padahal kamu butuh dan mampu?!

Sobat.. semua ini aku lampirkan karena aku sayang kalian. Aku mencintai kalian karena Allah, karena aku ingin kalian semua berada diatas ketaatan pada Allah. Aku teman kalian dan aku berhaq untuk menasihati kalian. Allah maha pengampun lagi maha penyayang sobat. RahmatNya sangaaat luas. Pintu taubat tidak akan tertutup sampai matahari terbit dari barat dan nyawa sampai di kerongkongan. Ayo kita jadi insan yang lebih baik lagi. Allah udah nyediain yang baik untuk si baik. Sobat, ayo kita bertaubat dan perbaiki diri kita masing masing dari sekarang.

Sekali lagi, aku mencintai untuk kalian sebagaimana yang aku cintai untuk diriku sendiri. Aku mencintai kalian karena Allah karena aku ingin kalian selalu berada di atas ketaatan padanya. Jazaakumullahukhairon ya akhi/ukhti al-kariim..

Jumat 18 juni, Ciangsana, Bogor, Selesai jam 00:55 Kiky Lestari

~ditulis dengan airmata

2 komentar:

  1. Keren ki... haha.. kalikali gtu bikin artikel tentang dulu waktu kite masih di HN.. jan lupa follback blog ane.. :D

    BalasHapus
  2. Hadza min fadhli Rabby.. oke siiip insyaAllah segera di share tentang kita dulu di hn^^ Punya wordpress gak ty?

    BalasHapus

About